2021, Realisasi DBH CHT Hanya 90,58%, Pemprov Harap Tahun Ini Lebih Dimaksimalkan

2021, Realisasi DBH CHT Hanya 90,58%, Pemprov Harap Tahun Ini Lebih Dimaksimalkan
Asisten II Bidang Ekonomi Pembangunan Pemprov Sulsel, Muh Ichsan membuka Rapat Koordinasi Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau ( DBH CHT) Tahun 2022 yang dilaksanakan Oleh Biro Ekonomi dan Pembangunan (Ekbang) Setda Sulsel, Selasa (15/2/2022) di Hotel D'Maleo Makassar.

MAKASSAR—Asisten II Bidang Ekonomi Pembangunan Pemprov Sulsel, Muh Ichsan membuka Rapat Koordinasi Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau ( DBH CHT) Tahun 2022 yang dilaksanakan Oleh Biro Ekonomi dan Pembangunan (Ekbang) Setda Sulsel, Selasa (15/2/2022) di Hotel D’Maleo Makassar.

Sejumlah narasumber dihadirkan dalam kegiatan tersebut. Diantaranya Kepala Biro Ekbang Setda Prov. Sulsel Since Erna Lamba, dari Kementerian Keuangan Tohjaya, dan dari Kementerian Dalam Negeri, Winardito.

Asisten II Ichsan dalam arahannya mengatakan DBH CHT merupakan
bagian dari anggaran transfer ke daerah yang dibagikan ke Provinsi maupun Kabupaten/Kota.

DBH CHT ini diatur dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) yakni  PMK/215/ PMK.07/2021 tentang Penggunaan, Pemantauan dan Evaluasi DBH CHT.

Kabiro Ekbang Sulsel Since Erna Lamba, pada kesempatan itu menyampaikan
evaluasi kinerja OPD Provinsi Sulsel dan Kabupaten/Kota sebagai Pengelola DBH CHT 2021.

Dia menjelaskan, realisasi yang tercapai pada tahun 2021 lalu kisaran 90,58 persen.

Berita Lainnya

Since berharap di tahun 2022 ini, serapan bisa dimaksimalkan dengan mengacu pada PMK 2015/PMK.07/2021.

“Bekerja secara tim dan banyak melakukan koordinasi dan konsultasi. Selain itu diharapkan anggaran DBH CHT untuk alokasi Sulawesi Selatan dapat ditingkatkan dengan strategi Penambahan daerah penghasil Tembakau dan Cukai, Pengembangan Industri dan pemetaan dan updating data luasan lahan atau area budidaya tembakau dengan menanam varietas yang diminati pasar,” ungkap Since.

Selain itu, lanjut Since, saatnya pula ditempuh pola budidaya, pasca panen, dan membangun jaringan kemitraan sesama petani atau UMKM untuk saling melengkapi bahan baku kebutuhan industri tembakau.

Lihat Juga:  Sulsel Ikut dalam Gerakan Tanam Mangrove secara Serentak

Sementara itu, Kabag SDA Biro Ekonomi dan Administrasi Pembangunan Setda Prov Sulsel, Abdul Azis Bennu melaporkan, peserta yang mengikuti rakor sebanyak 120 orang.

Terdiri dari OPD provinsi yang mengelola alokasi DBH CHT serta kabupaten/kota pengelola DBH CHT. (*)

Berita terkait