4 Kios di Pasar Pakalu Bantimurung Dibobol Maling, Pedagang Keluhkan Keamanan Pasar

4 Kios di Pasar Pakalu Bantimurung Dibobol Maling, Pedagang Keluhkan Keamanan Pasar
Pasar Tradisional Pakalu di Kelurahan Kalabbirang, Kecamatan Bantimurung, Kabupaten Maros. (Mediasulsel.com/Anshar Tomaru)

MAROS—Sejumlah pedagang Pasar Tradisional Pakalu di Kelurahan Kalabbirang, Kecamatan Bantimurung mengeluhkan maraknya aksi pencurian yang kerap menggasak barang dagangan mereka.

Salah satu pedagang, Syukri, menceritakan pencurian di empat kios termasuk miliknya mengakibatkan kerugian bagi para pedagang ditaksir mencapai puluhan juta rupiah.

“Sedangkan tiga pedagang lainnya, seperti milik Normiati, Hasniati, dan Hj Fatimah mengalami kehilangan dagangannya,” ungkap saat ditemui Mediasulsel.com, Jumat (22/7/2022).

Syukri yang berjualan barang elektronik mengaku kehilangan dagangan hingga mengalami kerugian mencapai Rp2 juta pada Kamis (16/07/2022) sore.

Keterangan lain disampaikan pedagang bernama Ramli sekaligus Ketua RT 02, Kelurahan Kalabbirang mengemukakan, kasus pencurian di Pasar Pakalu ini sepertinya ada pembiaran.

“Kami minta ada upaya peningkatan keamanan dari pihak pengelola pasar terutama pihak TNI atau Koramil Bantimurung selaku pemilik lahan di pasar Pakalu,” kata Ramli.

Berita Lainnya

Ia juga mengatakan, hampir setiap saat kasus pencurian di pasar ini sering terjadi. Barang yang hilang di pasar Pakalu ini juga bermacam-macam. Kondisi ini membuat para pedagang mempertanyakan keamanan pasar yang saat ini tidak terkoordinir lagi.

Padahal, kata Ramli, para pedagang yang berjumlah 568 pedagang pasar tersebut rutin setiap bulan membayar retribusi, parkir dan lainnya kepada pengelola pasar.

“Jadi kami para pedagang juga heran bagaimana keamanan pasar, padahal para pedagang tiap bulan bayar iuran,” tandas Ramli yang sempat beberapa bulan menjadi Kepala Pasar tersebut.

4 Kios di Pasar Pakalu Bantimurung Dibobol Maling, Pedagang Keluhkan Keamanan Pasar
Kapolsek Bantimurung, Iptu Farid Hasan. (Mediasulsel.com/Anshar Tomaru)

Sementara itu, Kapolsek Bantimurung, Iptu Farid Hasan saat ditemui Mediasulsel.com membenarkan peristiwa itu. Ia beserta jajarannya tetap akan mengusut para pelaku pencurian di pasar tersebut.

“Jadi kami juga mengimbau para pedagang tetap waspada, mengantisipasi hal-hal yang dapat tidak diinginkan. Kalau perlu beri pengamanan ganda, untuk menghindari maupun terulangnya kejadian itu,” pungkas Kapolsek Bantimurung usai mendampingi Kapolres Maros AKBP Awaluddin Amin saat silaturahmi sejumlah tokoh agama, masyarakat di Leang-Leang. (*)

Berita Terkait