PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya.🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692.Tiga Pegawai Gugur di Papua, Mentan Amran Jamin Sekolah Anak hingga Dapat PekerjaanDilema Hilirisasi tanpa IndustrialisasiBupati Paris Yasir Resmi Luncurkan Layanan Lumpur Tinja Terjadwal di JenepontoKrisis Mental dan Kesepian Generasi Muda: Saatnya Kembali pada IslamKementan Siapkan 2 Juta Hektare untuk Bioetanol, Target 8 Juta Lapangan KerjaUpaya Mengentaskan Kemiskinan Tak Kunjung MenuntaskanPEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya.🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692.Tiga Pegawai Gugur di Papua, Mentan Amran Jamin Sekolah Anak hingga Dapat PekerjaanDilema Hilirisasi tanpa IndustrialisasiBupati Paris Yasir Resmi Luncurkan Layanan Lumpur Tinja Terjadwal di JenepontoKrisis Mental dan Kesepian Generasi Muda: Saatnya Kembali pada IslamKementan Siapkan 2 Juta Hektare untuk Bioetanol, Target 8 Juta Lapangan KerjaUpaya Mengentaskan Kemiskinan Tak Kunjung Menuntaskan
Daerah

4 November, Maros Dipastikan Bebas dari Aksi Demo

695
×

4 November, Maros Dipastikan Bebas dari Aksi Demo

Sebarkan artikel ini

MEDIASULSEL.com – Kabupaten Maros dipastikan tidak akan terjadi aksi unjuk rasa tanggal 4 November 2016, seperti yang dilakukan Organisasi Masyarakat (Ormas) atau keagamaan di wilayah Kabupaten Maros.

Aksi unjuk rasa bela Islam dan bela Al qur’an yang akan dilakukan serentak dibeberapa kota di Indonesia, tidak akan dilaksanakan di Kabupaten Maros, pengurus Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) Maros tetap menggelar aksi, namun bergabung dengan para demonstran lainnya di Makassar.

Kapolres Maros, AKBP Erik Ferdinand, SIK mengatakan, Maros dipastikan tidak akan terjadi aksi demo dari ormas maupun organisasi lainnya, tetapi Polres Maros tetap menyiagakan personil untuk mengantisipasi hal-hal yang mungkin terjadi.

“Meski tidak ada aksi dan demonstrasi di Maros, kami tetap antisipasi pergerakan dengan memberlakukan siaga satu,” pungkasnya.

Selain itu, sebanyak 60 personel juga ditugaskan di simpang lima Bandara Sultan Hasanuddin untuk mengantisipasi adanya pergeseran massa. Kapolres Maros juga menggerakkan sekitar 100 personelnya untuk membantu Polrestabes Makassar untuk pengamanan aksi tersebut.

“Kami menempatkan sekitar 60 personel di simpang lima untuk antisipasi pergerakan massa. Selain itu, kami juga mengirim 100 personel untuk diperbantukan di Makassar. Puluhan personel lainnya kami siagakan di kantor Bupati dan kantor DPRD Maros. Ini hanya mengantisipasi saja,” katanya

Rencananya sekitar 200 pengurus HTI Maros akan bergerak ke Makassar dan bergabung dalam aksi Bela Islam dan Bela Al Quran di fly over Makassar. (Aks/Ald)

Polling Mediasulsel

Menurut Anda, masalah yang paling perlu diprioritaskan pemerintah saat ini adalah...

Konten dilindungi © Mediasulsel.com