Advertisement - Scroll ke atas
  • Bapenda Makassar
  • Pemkot Makassar
  • Pemkot Makassar
  • Universitas Dipa Makassar
  • Universitas Dipa Makassar
  • Universitas Dipa Makassar
  • Universitas Dipa Makassar
  • Universitas Dipa Makassar
  • Universitas Dipa Makassar
  • Universitas Dipa Makassar
  • Universitas Dipa Makassar
Sulsel

7 Warga Meninggal Dunia Akibat Banjir Bandang-Longsor Luwu, Pj Gubernur Bahtiar Sampaikan Duka Mendalam

528
×

7 Warga Meninggal Dunia Akibat Banjir Bandang-Longsor Luwu, Pj Gubernur Bahtiar Sampaikan Duka Mendalam

Sebarkan artikel ini
Pj Gubernur Sulsel
Bahtiar Baharuddin, Penjabat Gubernur Sulawesi Selatan.
  • Pemprov Sulsel
  • PDAM Kota Makassar
  • Banner DPRD Makassar

MAKASSAR—Banjir bandang dan longsor menerjang Kabupaten Luwu, Jumat dini hari tadi, 3 Mei 2024. Dalam peristiwa ini, tujuh warga dilaporkan meninggal dunia.

Penjabat Gubernur Sulsel, Bahtiar Baharuddin, menyampaikan duka mendalam atas peristiwa yang menelan korban jiwa tersebut.

Advertisement
Scroll untuk melanjutkan

Iapun telah menginstruksikan Kepala OPD terkait untuk turun langsung melakukan penanganan, termasuk koordinasi dengan pemerintah setempat dan jajaran Forkopimda.

“Atas nama Pemerintah Provinsi dan Masyarakat Sulsel kami menyampaikan turut berduka cita atas apa yang menimpa saudara-saudara kita di Kabupaten Luwu,” ucap Bahtiar.

Berdasarkan data yang diterima, banjir dan tanah longsor di Kabupaten Luwu ini juga mengakibatkan rusaknya beberapa infrastruktur jalan, jembatan, hanyutnya beberapa rumah, lahan pertanian dan kebun, serta empang terendam banjir.

Tim BPBD, Tagana dan personil lainnya sdh turun ke lapangan untuk melakukan penanganan.

Berikut data warga yang meninggal dunia:

  1. Rumpak (97 tahun)
  2. Jatima (55 tahun)
  3. Rima (84 tahun)
  4. Muhammad Misdar (29 tahun)
  5. Mawi (57 tahun)
  6. Sukma (9 tahun)
  7. Kapila (84 tahun)

Selain di Kabupaten Luwu, banjir juga dilaporkan melanda tiga kabupaten lainnya. Antara lain, Enrekang, Sidrap, dan Wajo. Meski tidak ada korban jiwa, tapi ribuan warga terdampak dan sejumlah akses jalan dilaporkan terputus. (*/4dv)

error: Content is protected !!