Beranda » Maros » “Accora Bulang ri Batubassi” Mengajak Masyarakat Bernostalgia ke kehidupan Adat Zaman Dulu
“Accora Bulang ri Batubassi” Mengajak Masyarakat Bernostalgia ke kehidupan Adat Zaman Dulu
Maros

“Accora Bulang ri Batubassi” Mengajak Masyarakat Bernostalgia ke kehidupan Adat Zaman Dulu

MAROS – Festival budaya “Accora Bulang ri Batubassi” atau Bulan Purnama di Batubassi ini mengajak masyarakat bernostalgia ke kehidupan adat zaman dulu. Festival budaya lokal tersebut digelar di Desa Batubassi, Kecamatan Simbang, Maros, Sulawesi Selatan, Sabtu (14/9/2019) sore.

Kegiatan Accora Bulang ri Batubassi ini digelar mulai 13-17 September 2019, dalam event ini, konsep Accora Bulang akan dilakukan di salah satu areal yang didesain untuk kembali ke masa lalu,

Bupati Maros Hatta Rahman mengapresiasi terselenggaranya kegiatan kebudayaan yang jarang disaksikan, yakni, Accora Bulang ri Batubassi. Hal ini sebagai wujud kepedulian terhadap kebudayaan di era milenial ini

“Semoga kegiatan ini, dapat dijadikan wahana untuk mengenang dan bernostalgia ke zaman dulu. Sekalligus memotivasi generasi milenial untuk terus melestarikan adat dan kebudayaan daerah kita tercinta,” kata Hatta yang diwakili pejabat setempat.

Acara Accora Bulang ri Batubassi dikemas cukup sederhana dan menarik, dengan memberi kesempatan pengunjung untuk bernostalgia.

Menikmati malam bulan purnama ditemani kopi hitam dengan gula merah, makan kue tradisional duduk beralaskan tikar diiringi dengan musik tradisional dan juga dengan menggunakan pakaian tradisional.

“Masih banyak budaya-budaya di Kabupaten Maros yang merupakan warisan sejarah masa lalu yang dikembangkan menjadi kegiatan kebudayaan. Sehingga dapat menarik wisatawan domestik maupun wisatawan mancanegara,” jelasnya.

Dikatakan, bahwa anak jaman milenial tidak memiliki pengetahuan tentang budayanya sendiri sehingga menjadi kekhawatiran di tahun-tahun mendatang budaya lokal bangsa ini terancam sampai tingkat kepunahan.

“Berkaca dari kondisi tersebut keberadaan lembaga adat dengan berbagai aktivitas budaya diharapkan dapat menangkal dominasi arus globalisasi yang bisa meruntuhkan nilai-nilai kearifan lokal budaya yang kita miliki,” kata Bupati Maros.

 

Kegiatan Accora Bulang ri Batubassi ini digelar 13-17 September 2019, dalam event ini, konsep Accora Bulang akan dilakukan di salah satu areal yang didesain untuk kembali ke masa lalu,

Diawal kegiatan, rombongan kirab budaya yang terdiri dari dokar ditumpangi oleh Karaeng Turikale, Karaeng Marusu dan sejumlah tamu undangan yang hadir. Juga ada pasukan kuda, pasukan tombak dan rombongan kirab lainnya dengan pakaian adat.

Sedikitnya ada 13 item kegiatan dalam event ini, diantaranya, pameran bilah pusaka, Kemah Budaya, kirab budaya, pelantikan ketua lembaga adat Batubassi, pentas seni dan teater, bazar kue tradisional, seminar budaya, deklarasi jaga budaya,

Juga ada Attompang Bersama atau pembersihan bilah, Akkawaru Tedong atau Penyembelihan Kerbau, Anganre Kappara atau Tradisi makan bersama, kunjungan situs Batubassi, Kunjungan wisata, dan Accora bulang.

Berikut jadwal event Accora Bulang ri Batubassi, mengangkat tema menelitik jejak peradaban masa lampau di bumi adat Batubassi:

Jumat, 13 September 2019
  • Registrasi Peserta
  • Akkawaru Tedong
Sabtu, 14 September 2019
  • Kirab Budaya
  • Pelantikan Ketua Lembaga Adat Batubassi
  • Nganre Kappara (Tradisi makan bersama)
  • Pagelaran seni dan teaterikal sejarah batubassi
Minggu, 15 September 2019
  • Seminar Budaya
  • Kunjungan Situs Batubassi
  • Pentas Seni
Senin, 16 September 2019
  • Attompang Bersama (Pembersihan Bilah)
  • Deklarasi Jaga Budaya
  • Pentas Seni
Selasa, 17 September 2019
  • Kunjungan Wisata Bazar Kue Tradisional
  • Accora Bulang

[shar]