Anggaran TGUPP Dipangkas, Akan Diisi Orang-Orang Baru

0
40
Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah. (Foto: Anshar Tomaru)

MAKASSAR – Masa tugas Tim Gubernur untuk Percepatan Pembangunan (TGUPP) berakhir bulan ini. Namun evaluasinya belum rampung.

TGUPP sendiri diteken SK-nya pada awal tahun lalu. Total ada 7 orang masuk TGUPP. Mereka dibantu 31 tenaga ahli. Tenaga ahli ini dibagi ke beberapa bidang yang masing-masing dikoordinatori anggota TGUPP.

Sekretaris Bappeda Sulsel, Muh Saleh mengatakan, tahun ini ada pengurangan pos anggaran untuk TGUPP. Sebelumnya Rp6 miliar kini sisa menjadi Rp5 miliar. Namun honornya tetap sama.

“Untuk Ketua TGUPP mendapat Rp16 juta, anggota TGUPP Rp14 juta. Kemudian untuk para tenaga ahli Rp8,8 juta,” ungkapnya.

Untuk fungsinya, TGUPP dan staf ahlinya tetap akan membantu Gubernur memberikan solusi untuk setiap program prioritas. Termasuk melakukan pendampingan kepada OPD.

“Tentu disesuaikan dengan basic atau keahlian. Kan ada bidang kebijakan, bidang infrastruktur dan sebagainya. Termasuk pendampingan lapangan,” tukasnya.

Gubernur Sulsel, mengatakan evaluasi TGUPP saat ini berproses. Kata dia, setiap tahun kinerja tim pembantunya ini memang mesti dievaluasi.

“Belum tuntas. Kita sekarang masih evaluasi ya,” ungkap Nurdin Abdullah saat dikonfirmasi.

Gubenur menambahkan, pihaknya saat ini masih mengkaji untuk rencana perampingan. Juga untuk usulan nama-nama yang akan masuk.

Apalagi beredar nama mantan Ketua DPRD Sulsel, HM Roem ke dalam tim baru TGUPP nanti.

“Soal jumlah TGUPP masih digodok. Termasuk nama-nama yang akan masuk nanti. Tentu ada perubahan,” terangnya.

Nurdin Abdullah sebelumnya menegaskan, pemerintahannya masih membutuhkan TGUPP.

Tim yang berisi para akademisi dan para ahli di bidang yang berbeda itu, dinilai mampu memberikan pandangan berbasis penelitian yang dibutuhkan dalam mengambil kebijakan pemerintahan. (*)