Beranda ยป Makassar ยป Apel Operasi Keselamatan 2018, Ini Pesan Kapolrestabes Makassar
Makassar

Apel Operasi Keselamatan 2018, Ini Pesan Kapolrestabes Makassar

MAKASSAR – Pihak Kepolisian tak henti-hentinya menggugah hati masyarakat agar senantiasa menaati rambu-rambu lalulintas demi menjaga kenyamanan dan ketertiban di jalan raya. Pesan tersebut disampaikan Kapolrestabes Makassar Kombes Pol. Anwar Efendi saat memimpin Apel Keselamatan Berkendara di depan Monumen Mandala Makassar, Sabtu pagi (24/3/2018).

“Apel Operasi Keselamatan ini bertujuan menekan tingkat kecelakaan dan pelanggaran oleh pengendara baik roda dua maupun roda empat. Untuk itu kepada masyarakat agar taat saat berkendara dijalan raya demi keamanan dan kenyamanan bersama,” ujar Kapolrestabes Makassar.

Selain itu, Kapolrestabes pun meminta kepada jajaran Satlantas dan Polsek-Polsek untuk melakukan sosialisasi dalam rangka membangun kesadaran masyarakat dalam berlalulintas.

“Kami juga menghimbau kepada seluruh anggota lalulintas agar senantiasa lebih bersinergi bersama masyarakat khususnya pengendara, baik roda dua maupun roda empat diwilayahnya masing-masing.

Pada kesempatan itu, Kapolrestabes Makassar Kombes Pol Anwar Efendi di dampingi Kasatlantas Polrestabes Makassar memasang tanda ping keselamatan kepada perwakilan grab, komunitas bikers serta anak sekolah.

Pada acara Apel keselamatan 2018 turut dihadiri Walikota Makassar, Dirlantas, Kadis perhubungan, Bikers,Grab,serta beberapa sekolah yang ada di kota Makassar.

Sementara itu, Kasat Lantas Polrestabes Makassar saat di konfirmasi didepan monumen Mandala mengatakan, agar selalu melengkapi berkas surat berkendara pada saat ingin melakukan perjalanan baik roda dua maupun roda empat serta diharapkan berhati-hati pada saat dijalan.

“Angka kecelakaan di kota Makassar ini masih cukup tinggi, jadi kami berharap kepada masyarakat mari saling mengingatkan satu sama lain agar tercipta rasa aman dan nyaman pada saat berkendara dijalan raya serta gunakan selalu helm standar SNI,” Masaluddin.

Sasaran yang akan menjadi prioritas Operasi Keselamatan kali ini. Salah satunya pengendara roda dua yang melanggar karena melawan arus lalu lintas. Sasaran lain yang akan menjadi prioritas adalah usia pengendara yang tidak mencukupi untuk berkendara.

“Saat ini, sering dijumpai para pengendara roda dua yang menggunakan ponsel saat berkendara. Ini sangat membahayakan bagi keselamatan diri dan pengendara lainya. Ada kebiasaan pengendara sepeda motor yang mengabaikan keselamatan berlalu lintas, yakni berboncengan lebih dari satu,” terangnya. (bas/shar)