Advertisement - Scroll ke atas
  • Bapenda Makassar
  • Pemkot Makassar
  • Pemkot Makassar
  • Universitas Dipa Makassar
  • Universitas Dipa Makassar
  • Universitas Dipa Makassar
  • Universitas Dipa Makassar
  • Universitas Dipa Makassar
  • Universitas Dipa Makassar
  • Universitas Dipa Makassar
  • Universitas Dipa Makassar
Makassar

ARA Temui Demonstran Pasar Terong

1480
×

ARA Temui Demonstran Pasar Terong

Sebarkan artikel ini
ARA Temui Demonstran Pasar Terong
Wakil Ketua DPRD Kota Makassar Adi Rasyid Ali (ARA) bersama sejumlah anggota DPRD lainnya, Muchlis Misbah, Arifin Dg Kulle, dan Harry Pakambanan menemui dan mendengar langsung keluhan demonstran yang sedang melaksanakan aksi demo di Gedung DPRD Kota Makassar, Senin (14/11/2022).
  • Pemprov Sulsel
  • PDAM Kota Makassar
  • Banner DPRD Makassar

MAKASSAR—Wakil Ketua DPRD Kota Makassar Adi Rasyid Ali (ARA) bersama sejumlah anggota DPRD lainnya, Muchlis Misbah, Arifin Dg Kulle, dan Harry Pakambanan menemui dan mendengar langsung keluhan demonstran yang sedang melaksanakan aksi demo di Gedung DPRD Kota Makassar, Senin (14/11/2022).

Demonstran yang didominasi ibu-ibu itu merupakan bagian dari Asosiasi Persaudaraan Pedagang Pasar Terong (Sadar) yang berjualan di Jl Sawi, Kelurahan Tompo Balang. Kecamatan Bontoala, Kota Makassar, datang dengan membawa atribut poster atau tulisan berisi kritik kepada Pemerintah Kota Makassar.

Advertisement
Scroll untuk melanjutkan

Menurut Ketua Sadar, Se’en Daeng Masalle, aksi damai yang mereka lakukan didasari adanya rencana pembongkaran lapak pedagang Pasar Terong, tepatnya yang ada di Jl Sawi.

“Kami menolak pembongkaran tempat jualan para pedagang bermodal kecil di Jl Sawi,” ujarnya.

Ia menilai, ketidakadilan berwujud pembongkaran atau penggusuran tersebut menyakiti batin dan pikiran para pedagang bermodal kecil di pasar lokal. Bahkan dalih dan argumen pembongkaran dikerdilkan dengan segala bentuk pembenaran.

“Apapun atas nama surat imbauan dan atau surat teguran pembongkaran paksa sesungguhnya bentuk nyata ketidakadilan karena terjadi perampasan hak hidup mendasar para pedagang,” tuturnya.

Apalagi lanjutnya, kondisi ekonomi pedagang di Pasar Terong belum pulih sepenuhnya sejak adanya pandemi covid-19.

Saat menemui demonstran di ruang aspirasi DPRD Kota Makassar, ARA secara tegas meminta pembongkaran yang rencananya dilakukan esok hari (15/11) ditunda terlebih dulu hingga berlangsungnya Rapat Dengar Pendapat (RDP) untuk menelusuri akar masalahnya.

“Jangan dulu lakukan pembongkaran. Tunggu sampai hari Rabu nanti, setelah itu baru kita lihat supaya jelas apa masalahnya,” ujar ARA di depan perwakilan demonstran. (*)

error: Content is protected !!