Advertisement - Scroll ke atas
  • Iduladha 1445 H
  • Kalla Group
  • Bapenda Makassar
  • Pemkot Makassar
  • Pemkot Makassar
  • Universitas Dipa Makassar
  • Universitas Dipa Makassar
  • Universitas Dipa Makassar
  • Universitas Dipa Makassar
  • Universitas Dipa Makassar
  • Universitas Dipa Makassar
  • Universitas Dipa Makassar
  • Universitas Dipa Makassar
Sulsel

Bantaeng Dilanda Banjir, Sigap Plt Gubernur Sulsel Drop Bantuan Logistik

258
×

Bantaeng Dilanda Banjir, Sigap Plt Gubernur Sulsel Drop Bantuan Logistik

Sebarkan artikel ini
Bantaeng Dilanda Banjir, Sigap Plt Gubernur Sulsel Drop Bantuan Logistik
Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) bertindak cepat dalam penanganan terdampak bencana.
  • Pemprov Sulsel
  • PDAM Kota Makassar
  • Banner DPRD Makassar

BANTAENG—Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) bertindak cepat dalam penanganan terdampak bencana.

Seperti di Kabupaten Bantaeng. Daerah yang akrab dijuluki Butta Toa ini mengalami banjir setelah diguyur hujan deras, Sabtu (20/11/2021).

Advertisement
Scroll untuk melanjutkan

Dari informasi BPBD, sekitar 45 KK di Desa Bonto Jai, Kecamatan Bissappu terdampak akibat banjir tersebut.

Dihari yang sama pun, 20 November 2021 BPBD Provinsi Sulsel langsung menyiapkan bantuan logistik untuk korban terdampak banjir di Bantaeng. Hal ini pun atas instruksi langsung oleh Plt Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman.

“BPBD Provinsi telah menyalurkan bantuan untuk korban terdampak banjir di Desa Bonto Jai, Kecamatan Bissappu, Kabupaten Bantaeng,” kata Plt Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman, Minggu (21/11/2021).

Adapun bantuan yang disalurkan berupa logistik pangan dan family kit untuk korban terdampak banjir.

Di tengah cuaca saat ini, Andi Sudirman pun berharap masyarakat untuk tetap waspada. Mengingat Sulawesi Selatan termasuk salah satu wilayah yang sedang mengalami periode transisi atau peralihan musim dari musim kemarau ke musim hujan.

Pemprov Sulsel pun telah mengambil langkah kesiapsiagaan menghadapi fenomena La Nina yang diprediksi oleh Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) akan terjadi pada akhir 2021 hingga awal 2022. (*)

error: Content is protected !!