Beranda ยป Kriminal ยป Bejat, Guru SD di Ciracas Tega Cabuli Tiga Siswinya
Kriminal

Bejat, Guru SD di Ciracas Tega Cabuli Tiga Siswinya

CIRACAS – Seorang guru olah raga berinisial YN (40) yang mengajar di salah satu Sekolah Dasar Negeri di Ciracas, Jakarta Timur ditangkap polisi karena diduga telah mencabul 3 siswinya yang masih dibawah umur.

Kepala Kepolisian Resor Metro Jakarta Timur Kombes Pol Andri Wibowo mengatakan, yang bersangkutan ditangkap karena diduga telah mencabuli tiga siswanya berinisial BA (10), serta NH (12), dan NP (11).

โ€œTersangka diduga telah melakukan perbuatan cabul terhadap anak dibawah umur, โ€ ujar Kepala Kepolisian Resort Metro Jakarta Kombes Pol Andri Wibowo saat menggelar prea release di Mapolres Metro Jakarta Timur, Selasa (28-11-2017).

Lanjut Kapolres berdasarkan hasil pemeriksaan yang dilakukan, tindak pidana perbuatan cabul terhadap anak dibawah umur tersebut dilakukan tersangka YM terhadap para korbannya sekira tahun 2015 s/d Nopember 2017 di sekolah tempat ia mengajar.

Dimana tersangka mencabuli korban BA sebanyak 3 kali dengan cara tersangka mencium pipi sebelah kanan dan kiri, memeluk korban dengan kuat dari belakang, korban sempat memberontak namun tersangka lebih kuat sehingga korban tidak berdaya.

Kemudian tersangka juga pernah menyuruh korban BA untuk membuatkan teh didapur sekolah. Namun dari arah belakang terlapor datang kemudian memeluk korban, mencium pipi kiri dan kanan. Pencabulan tersebut dilakukan tersangka sekira tanggal 11 Oktober 2017 sampai 10 Nopember 2017 pada saat pelajaran olahraga.

Selain BA, tersangka juga mencabuli korban NH sebanyak 1 kali dengan cara tersangka memeluk korban dari belakang dan meremas payudara korban. Aksi cabul tersebut dilakukan tersangka sejak korban duduk di kelas V semseter l sekira tahun 2015 di ruang Usaha Kesehatan Sekolah (UKS).

Tak puas mencabuli NH dan BA, tersangka juga diduga mencabuli korban NP sebanyak 5 kali dengan cara tersangka mencium pipi dan bibir korban, meremas payudara dan memegang alat kelamin korban.

Untuk menutupi perbuatannya itu, tersangka sempat memberikan uang sebesar Rp. 2.000, dan cokelat BengBeng kepada korban. Kemudian korban juga diancam agar tidak mengatakan kesiapasiapa, sehingga korban merasa takut kepada tersangka, takut diberikan nilai jelek.

Kemudian tersangka juga pernah mencabuli korban NP pada saat sedang membuat teh didapur sekolah dengan cara mencium pipi dan bibir korban, meremas payudara dan memegang alat kelamin korban.

Selain itu, aksi bejatnya tersebut juga ia lakukan terhadap NP, dengan menyuruh korban untuk menaruh bola di UKS seusai olahraga, kemudian sesampainya di Usaha Kesehatan Sekolah (UKS), tersangka mengikuti dari belakang kemudian mengunci pintu lalu mencium korban dibagian pipi dan bibir, meremas payudara korban hingga membuat dada korban sakit serta memegang alat kelamin korban (vagina).

Sementara itu, tersangka YM yang sudah diamankan polisi tidak mengakui perbuatannya bahwa ia telah mencabuli ketiga korban tersebut.

Jika terbukti bersalah yang bersangkutan akan dijerat PasalV82 UU RI No 35 Tahun 2014 tentang Perubahan UU Rl No 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak, dengan ancaman hukuman minimal 5 tahun maksimal 15 tahun dan denda paling banyak Rp5 Miliar. [*/4LD]