Advertisement - Scroll ke atas
  • Bapenda Makassar
  • Pemkot Makassar
  • Pemkot Makassar
  • Universitas Dipa Makassar
  • Universitas Dipa Makassar
  • Universitas Dipa Makassar
  • Universitas Dipa Makassar
  • Universitas Dipa Makassar
  • Universitas Dipa Makassar
  • Universitas Dipa Makassar
  • Universitas Dipa Makassar
Makassar

Bimtek Penanganan Konflik Lahan Angk.III Distan Makassar Diikuti Peserta dari 38 Kelurahan

716
×

Bimtek Penanganan Konflik Lahan Angk.III Distan Makassar Diikuti Peserta dari 38 Kelurahan

Sebarkan artikel ini
Bimtek Penanganan Konflik Lahan Angk.III Distan Makassar Diikuti Peserta dari 38 Kelurahan
Bimbingan Teknis (Bimtek) Penanganan Konflik Lahan, Fasum-Fasos bagi RT/RW se Kota Makassar angkatan III yang diselenggarakan Dinas Pertanahan Kota Makassar di Hotel Whiz Prime Sudirman Makassar, Selasa-Kamis (21-23/11/2023) diikuti peserta yang merupakan perwakilan dari 38 kelurahan yang ada di Kota Makassar.
  • Pemprov Sulsel
  • PDAM Kota Makassar
  • Banner DPRD Makassar

MAKASSAR—Bimbingan Teknis (Bimtek) Penanganan Konflik Lahan, Fasum-Fasos bagi RT/RW se-Kota Makassar angkatan III yang diselenggarakan Dinas Pertanahan Kota Makassar di Hotel Whiz Prime Sudirman Makassar, Selasa-Kamis (21-23/11/2023) diikuti peserta yang merupakan perwakilan dari 38 kelurahan yang ada di Kota Makassar.

Menurut Kepala Dinas Pertanahan Kota Makassar Sri Sulsilawati, kegiatan yang terselenggara bekerja sama dengan Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Fajar ini dilaksanakan sebanyak 4 angkatan dan diikuti oleh perwakilan RT/RW yang berasal dari 153 kelurahan yang ada di Kota Makassar.

Advertisement
Scroll untuk melanjutkan

“Bimtek ini diperuntukkan bagi RT/RW se kota Makassar, jadi secara keseluruhan 4 angkatan, diundang perwakilan RT/RW dari seluruh kelurahan yang ada di Kota Makassar yaitu 153 kelurahan. Khusus untuk angkatan ke 3 ini diundang perwakilan dari 38 kelurahan,” terang Sri Sulsilawati.

Bimtek dengan menyasar RT/RW ini menurut Sri dikarenakan hingga saat ini masih banyak lahan fasum dan fasos yang rentan dikuasai pihak lain termasuk dimasuki mafia tanah sehingga dibutuhkan kerjasama dan sinergitas dari semua stakeholder untuk mendukung upaya pengamanan aset Pemkot Makassar tersebut.

“Kita butuh kerjasama dan sinergitas semua stakeholder. Terutama RT/RW yang merupakan garda terdepan dalam upaya mendukung pengamanan aset-aset Fasum Fasos milik Pemerintah Kota Makassar dan dalam upaya membangun kepedulian dan peningkatan partisipasi masyarakat dalam pengawasan,” tegas Sri Sulsilawati yang juga merupakan mantan Kadis Koperasi dan UKM Kota Makassar itu. (*/4dv)

error: Content is protected !!