Bupati Jeneponto Kukuhkan Hamsiah Iksan Sebagai Bunda Literasi

Bupati Jeneponto Kukuhkan Hamsiah Iksan Sebagai Bunda Literasi
Bupati Iksan Iskandar resmi mengukukuhkan isterinya yang juga Ketua Tim Penggerak PKK, Hamsiah Iksan sebagai Bunda Literasi, di Ruang Pola Panrannuangta, Rabu (2/10/2022). (Mediasulsel.com/Kaharuddin Kasim)

JENEPONTO—Bupati Iksan Iskandar resmi mengukukuhkan isterinya yang juga Ketua Tim Penggerak PKK, Hamsiah Iksan sebagai Bunda Literasi, di Ruang Pola Panrannuangta, Rabu (2/10/2022).

Literasi kini menjadi kebutuhan dasar (primer need) bagi masyarakat. Hal itu karena Literasi bermanfaat dalam memperluas wawasan dan pengetahuan.

selain itu, Literasi membantu seseorang dalam mind mapping, berpikir kritis, mengasah kemampuan dalam menangkap dan memahami informasi dari bacaan sehingga membuat otak bekerja lebih optimal dalam mengambil keputusan.

Indonesia masih menempati ranking 60 dari 61 negara dalam hal literasi dan membaca. Tetapi, berdasarkan hasil survei World Culture Index Score 2018, kegemaran membaca masyarakat Indonesia meningkat signifikan. Indonesia menempati urutan ke-17 dari 30 negara

Hal itu berarti terjadi kondisi dimana minat baca masyarakat semakin mengalami peningkatan pada setiap jenjangnya baik diskala Provinsi, Kabupaten, Kecamatan, Desa dan Kelurahan.

Sebagai Bunda Literasi, Hamsiah Iksan berkomitmen untuk mendorong peningkatan budaya Literasi di semua level masyarakat.

Berita Lainnya

Hamsiah Iksan yakni dengan dilaksanakannya bimbingan teknis (bimtek) peningkatan kapasitas tenaga perpustakaan dan pustakawan. Sebanyak 40 orang peserta antusias menjalani Bimtek tersebut.

Hamsiah mengharapkan agar gerakan literasi dikabupaten jeneponto berjalan secara maksimal dengan menyiapkan berbagai program, seperti program membuat ruang baca disetiap warung, cafe dan SKPD pada semua level baik dikecamatan, desa maupun Kelurahan.

“Insya Allah kedepan kami akan melakukan sosialisasi untuk mendorong literasi pada semua level, Membangun sinergi, kolaborasi dengan OPD dan komunitas literasi,” ucapnya.

Lihat Juga:  Sekda Jeneponto Paparkan Materi Keterbukaan Informasi Publik

Sementara, Kepala Dinas perpustakaan dan kearsipan Provinsi Sulawesi Selatan Muhammad Hasan menjelaskan, Jeneponto menjadi salah satu kabupaten dengan geliat literasi yang besar.

Geliat literasi yang besar itu menjadikan provinsi Sulawesi Selatan diganjar Penghargaan tertinggi oleh Perpustakaan Nasional RI.

“Nugra Jasadharma Pustaloka adalah bentuk penghargaan tertinggi yang diselenggarakan tahunan oleh Perpustakaan Nasional RI atas dedikasi lembaga dalam pengembangan dan pendayagunaan perpustakaan serta upaya yang konsisten dalam menumbuh kembangkan budaya kegemaran membaca dan literasi di Indonesia, alhamdulillah penghargaan ini didapatkan karena kabupaten jeneponto mengambil andil besar didalamnya,” jelasnya.

Sedangkan, Bupati Iksan Iskandar menyambut baik program yang dicanangkan oleh Bunda Literasi.

Bupati yang gemar membaca itu menjelaskan, peradaban yang mapan dan maju hanya dapat diwujudkan oleh sumber daya manusia yang cerdas, berkarakter dan gemar membaca.

“Membaca ibarat menambang, semakin dalam kita menggali semakin banyak hal baik akan kita dapatkan,” bebernya.

Acara pengukuhan dilanjutkan dengan penyerahan buku sebanyak 150 eksemplar oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Sulawesi Selatan pada pemerintah daerah Kabupaten Jeneponto. (*)

Berita terkait