Advertisement - Scroll ke atas
  • Bapenda Makassar
  • Pemkot Makassar
  • Pemkot Makassar
  • Universitas Dipa Makassar
  • Universitas Dipa Makassar
  • Universitas Dipa Makassar
  • Universitas Dipa Makassar
  • Universitas Dipa Makassar
  • Universitas Dipa Makassar
  • Universitas Dipa Makassar
  • Stunting
Pangkep

Bupati Pangkep Lantik Dewan Adat Labakkang

890
×

Bupati Pangkep Lantik Dewan Adat Labakkang

Sebarkan artikel ini
Bupati Pangkep Lantik Dewan Adat Labakkang
Bupati Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep) Muhammad Yusran Lalogau (MYL) melantik Dewan Adat Labakkang di Balla Lompoa, Labakkang, Sabtu (18/11/2023).
  • Pilkada Sulsel (KPU Sulsel)
  • Pemprov Sulsel
  • PDAM Kota Makassar
  • Banner DPRD Makassar

PANGKEP—Bupati Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep) Muhammad Yusran Lalogau (MYL) melantik Dewan Adat Labakkang di Balla Lompoa, Labakkang, Sabtu (18/11/2023).

Menurut MYL pelantikan 100 pemangku adat dari berbagai desa dan kelurahan di wilayah Kecamatan Labakkang menjadi Dewan Adat tersebut, merupakan upaya Pemkab Pangkep dalam pelestarian budaya.

Advertisement
Scroll untuk melanjutkan

Prosesi pengukuhan ditandai dengan pengucapan sumpah dan janji oleh pengurus dan pemasangan lencana kepada bupati, dandim, Raja Gowa, Raja Maros oleh Ketua Pemangku adat Labakkang, Andi Syukri Karaeng Ramma.

Setalah itu penandatanganan berita acara oleh pengurus dan bupati yang disaksikan oleh Raja Gowa Andi Kumala Idjo Karaeng Lembang Parang, Perwakilan Ketua Dewan Pangurus Wilayah Majelis Adat Kerajaan Nusantara, Forkopimda, Kepala OPD, Lurah dan Desa se Kecamatan Labakkang.

Selain pengukuhan pengurus juga disuguhkan berbagai benda pusaka di halaman Rumah Adat Labakkang dan pembacaan sejarah singkat Kerajaan Labakkang.

MYL Berharap pemangku adat dapat mejaga cagar budaya yang ada di daerah masing-masing.

“Harapan saya, agar pemangku adat menjaga cagar budaya yang ada di daerah masing – masing,” harap MYL.

Menurut Ketua Adat Labakkang, Andi Syukri Karaeng Ramma, dewan pemangku adat Labakkang dibentuk untuk menjaga kelestarian adat dan budaya agar tetap dinikmati generasi masa kini.

“Lembaga ini perlu, karena di Labakkang ada rumah adat Kekaraengan, situs sejarah, pejuang Andi Maruddani Karaeng Bonto-bonto, pujangga Hasdam daeng Muntu, sehingga nantinya anak dan cucu kita tetap bisa menyaksikan peradaban orang tua dulu berjuang,” jelas Karaeng Ramma.

Sementara itu, Raja Gowa, Andi Kumala Idjo Karaeng Lembang Parang berharap, lembaga ini sebagai langkah awal untuk menata kembali untuk melestarikan adat istiadat Karaeng Labakkang.

“Kita berharap, sinergitas dengan pemerintah daerah terus ditingkatkan. Selain itu, pengurus lembaga adat membuat program yang bersentuhan dengan masyarakat, termasuk buku sejarah kerajaan Labakkang,” harap Andi Ijo. (*/4dv)

  • DPPKB Kota Makassar
error: Content is protected !!