Beranda » News » Camat Panakkukang Berencana Baru Akan Tertibkan Peternakan Babi di Awal Tahun 202
Camat Panakkukang Berencana Baru Akan Tertibkan Peternakan Babi di Awal Tahun 202
News

Camat Panakkukang Berencana Baru Akan Tertibkan Peternakan Babi di Awal Tahun 202

MAKASSAR, Camat Panakkukang, kota Makassar Sulawesi Selatan, Muh. Thahir Rasyid, rencananya baru akan menertibkan tempat pemeliharaan atau peternakan babi yang ada di kelurahan Panaikang pada awal tahun 2020, sebagaimana telah disepakati dalam pertemuan bersama warga sebelumnya.

“Setelah saya melihat dan menimbang serta mengadakan rapat antara warga dan pemerintah kota Makassar, maka keputusan yang disepakati adalah di bulan Desember 2019 ini peternakan atau tempat pemeliharaan babi di kelurahan Panaikang sudah berakhir dan penertiban dilaksanakan di awal tahun 2020,” ucap Muh. Tahir saat menerima Media Sulsel di ruang kerjanya, Selasa (19/11).

Lebih lanjut Muh Tahir mengatakan, bahwa proses penertiban peternakan babi yang sempat meresahkan warga tersebut, tepatnya akan dilaksanakan antara tanggal 5 hingga 15 Januari 2020, dan dalam penertiban tersebut, pemerintah kota melalui pemerintah kecamatan Panakkukang akan memberikan bantuan berupa sarana transportasi untuk memindahkan hewan tersebut.

“Setelah bulan Desember 2019 ini, pihak Pemerintah kecamatan akan memasang spanduk larangan beternak dan memelihara hewan babi di sekitar tempat tersebut, dan dalam proses pemindahan nanti, Pemerintah kota dalam hal ini kecamatan bersedia membantu mengangkat dan memindahkan hewan tersebut dengan cara menyediakan transportasi mobil pengangkut,” tegas Muh. Thahir.

Untuk diketahui, tempat pemeliharaan hewan atau peternakan babi di kelurahan Panaikang kecamatan Panakkukang sebelumnya sempat menuai permasalahan dari warga dan pemerhati lingkungan dan bahkan pada bulan Februari 2019 lalu, pihak BLHD kota Makassar dan para pemelihara hewan babi ini sempat dilakukan mediasikan diruang rapat BLHD.

“Saya berharap semoga para peternak hewan babi ini dapat mematuhi kesepakatan yang telah dibuat dan dengan suka rela memindahkan hewan babi peliharaan mereka, sesuai waktu yang telah ditentukan,” pungkas Muh. Tahir. (70n/464ys)