MEDIASULSEL.com – Pengendalian lingkungan hidup dibutuhkan kesadaran masyarakat, untuk menumbuhkan kesadaran bahwa kebersihan adalah tanggung jawab bersama.
Hal itu dikemukakan Wakil Walikota Makassar, DR Syamsu Rizal MI, melalui Badan Lingkungan Hidup Daerah (BLHD) Kota Makassar, pada forum pengendalian lingkungan hidup dan dihadiri oleh 14 camat se-kota Makassar dan juga tokoh-tokoh masyarakat.
Syamsu Rizal, mengharapkan forum tersebut dapat menjadi media sharing antara pemerintah dan masyarakat, dikarenakan penentu keberhasilan program pemerintah ditentukan oleh besarnya partisipasi masyarakat, demikian pula halnya di bidang lingkungan hidup.
“Makassar sebagai kota metropolitan, keberhasilan pembangunannya banyak ditentukan oleh partisipasi masyarakat, karena itu pula program kerja yang dijalankan berbasis komunitas, serta partisipasi,” ujar Ketua PMI Makassar ini, Rabu, (24/08/2016)
Saat ini, melihat data dari BI, uang yang beredar di kota Makassar mencapai 102 triliun, sementara APBD kota Makassar berada diangka 3,5 triliun, atau hanya sekitar 2,7 persen.
Data tersebut menunjukkan bahwa peran pemerintah selaku pengambil kebijakan fasilitator dan motivator, dan masyarakatlah selaku penentu keberhasilan.
“Dibutuhkan kesadaran komunal, untuk mewujudkan Makassar yang nyaman bagi semua,” tambah Daeng Ical. (Aks/shar)