Advertisement - Scroll ke atas
  • Bapenda Makassar
  • Pemkot Makassar
  • Pemkot Makassar
  • Universitas Dipa Makassar
  • Universitas Dipa Makassar
  • Universitas Dipa Makassar
  • Universitas Dipa Makassar
  • Universitas Dipa Makassar
  • Universitas Dipa Makassar
  • Universitas Dipa Makassar
  • Universitas Dipa Makassar
Makassar

Danny Raih Penghargaan Khusus Kepala Daerah Peduli Penyiaran

310
×

Danny Raih Penghargaan Khusus Kepala Daerah Peduli Penyiaran

Sebarkan artikel ini
Danny Raih Penghargaan Khusus Kepala Daerah Peduli Penyiaran
Penghargaan ini diberikan Walikota Makassar dalam ajang KPID Award 2021 yang digelar di Baruga Karaeng Pattingngalloang, Rujab Gubernur Sulsel, Sabtu (4/12/2021).
  • Pemprov Sulsel
  • PDAM Kota Makassar
  • Banner DPRD Makassar

MAKASSAR—Wali Kota Makassar, Moh. Ramdhan ‘Danny’ Pomanto menerima penghargaan khusus dari Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Sulawesi Selatan sebagai kepala daerah peduli penyiaran.

Penghargaan ini diberikan dalam ajang KPID Award 2021 yang digelar di Baruga Karaeng Pattingngalloang, Rujab Gubernur Sulsel, Sabtu (4/12/2021).

Advertisement
Scroll untuk melanjutkan

Danny mengucapkan terima kasih kepada KPID Sulsel yang telah berperan aktif dalam bidang penyiaran.

Peran media menurut Danny dimasa pandemi ini sangatlah sentral sebagai sarana sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat tentang apa sebenarnya COVID-19.

“Dimasa pandemi ini penyiaran sangat berperan aktif dalam mengambil perannya sebagai wadah informasi kepada masyarakat. Tanpa media yang pro aktif pemerintahan akan stagnan,” ujarnya

Kedepan Danny menyebutkan tidak hanya maju secara pembangunan tetapi akan terus meningkatkan program digitalisasi pada setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) supaya lebih berkembang sesuai dengan kebutuhan zaman teknologi.

KPID Award ini diharapkan menjadi tolak ukur dan motivasi lembaga penyiaran untuk semakin kreatif memproduksi dan menyajikan program-program yang positif dan membangun namun tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan di masa pandemi Covid-19. (*)

error: Content is protected !!