Diary APW: Saya merasa sangat prihatin…

Andi Pasamangi Wawo
Andi Pasamangi Wawo, Pengarah Redaksi Mediasulsel.com/ Ketua Dewan Penasehat PWI Sulsel. (Foto: Dok)

INSPIRASI—Hari itu, Kamis, 2 Juni 2022, ketika saya santai di Pendopo halaman rumah ditiup semilir angin sambil menunggu datangnya fardhu Ashar. Seorang teman lama datang. Beliau ‘kakak’ saya di dunia kewartawanan, tapi dulu di tahun 80-an, hampir tak pernah lepas berdua keliling bertugas ke daerah pelosok Sulawesi Selatan.

Bahkan, tak jarang hingga tembus Sulawesi Tengah mengendarai Hardtop saya,  DD 2 KB atau DD 1 BB, milik pak Andi Tonra Mahie, Pimpinan kami berdua di Surat kabar Pos Makassar, Koran “Masuk Desa”-nya seorang tokoh Pers mantan Ketua PWI Sulsel beberapa periode almarhum bapak Rahman Arge, yang dapat subsidi dari  Pemerintah Pusat lewat Departemen Penerangan.

Saya kagum dengan penampilannya yang tetap awet meski sudah menapaki usia 76 tahun, masih bugar. Bahkan kadang menurutnya, masih biasa nyetir sendiri Pajero sport milik anaknya ke kampung.

Lama baru bertemu namun medsos mengakrabkan hubungan silaturahmi bersamanya. Kami bernostalgia ‘romantisme dan humor” yang selama ini mampu menjaga keakraban sebagai penyemangat selama berpuluh tahun, termasuk hubungan almarhum orang tua kami berdua.

Disaksikan mantunya, suami ananda Dewie Chik dan Pak Ir Arwin Wajid, M.Si, Penyuluh Dinas Pertanian Kabupaten Maros, yang bertugas dekat rumahnya di Moncongloe.

Ending-nya, sahabat yang sebenarnya masih ada hubungan keluarga dengan saya ini sangat berharap keterlibatan saya menyelesaikan masalah internal mantan “suhu” kami berdua yang sudah masuk ranah hukum.

Berita Lainnya

“Saya sangat cemas dan prihatin, di saat kita tua harus hadapi kasus yang menimpa senior kita yang dilapor oleh teman seprofesi,” tutur menantu Datu Coa Soppeng ini, seraya berharap saya bersedia  turun tangan sesuai kapasitas saya sebagai Ketua Dewan Penasihat di PWI Sulsel.

Lihat Juga:  Inilah Cara Membuat Konten Menarik untuk Menjadi Sosial Media Influencer

Kunjungan mendadak ‘calon’ Ketua Dewan Penasihat PWI Kab Soppeng, pak A. Hasan Sultan yang alumni APDN 70-an tapi lebih memilih berkiprah di dunia Jurnalistik dibanding jadi birokrat di Pemerintahan ini, seolah menghentak dan ‘menggelitik’ nurani jauh di lubuk hati.

Saya tahu itu masalah pribadi. Namun saya berdoa semoga amanah ini bisa disambut ‘positif’ beliau berdua yang lagi bertikai dan saling melapor. Aamiin YRA…🙏 Terimakasih kunjungan ta, Deng. Wassalam. (*)

Penulis: Andi Pasamangi Wawo (Pengarah Redaksi mediasulsel.com/ Ketua Dewan Penasehat PWI Sulsel)

Berita terkait