Didepan Kantor Gubernur Sulbar yang Rusak Parah, Kadisdik Sulsel Serahkan Bantuan Dana dan Logistik
Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan, Muhammad Jufri membawa langsung bantuan kemanusiaan gempa bumi Sulbar di Mamuju dan Majene pada Sabtu (23/1/2021).

MAMUJU—Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan, Muhammad Jufri membawa langsung bantuan kemanusiaan gempa bumi Sulbar di Mamuju dan Majene pada Sabtu (23/1/2021).

Bantuan dari Dinas Pendidikan provinsi Sulsel diterima langsung Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sulbar Gufran Darma Dirwan yang didampingi Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah II, Jamal Abdullah di depan Kantor Gubernur Sulawesi Barat yang luluh lantak dihantam gempa bumi dengan kekuatan magnitudo 6,2.

Muhammad Jufri mengatakan, penyerahan bantuan yang langsung dilakukan di lokasi kejadian sebagai bentuk simpati sekaligus untuk memberikan semangat.

“Kedatangan kami ke lokasi gempa di Mamuju bukan untuk mendapatkan pujian, tapi semata-mata sebagai bentuk solidaritas, keprihatinan sekaligus bisa membangkitkan spirit kerja dalam menjalani kehidupan normal,” ujar Jufri.

Ia menyebutkan pengumpulan bantuan kemanusiaan masih terus dilakukan untuk meringankan beban masyarakat Sulbar.

“Pengumpulan donasi masih terus berlangsung hingga kini, dan kita akan tetap melakukan koordinasi dengan Cabang Dinas Pendidikan Wilayah I-XII dan Posko Bencana di Sulbar,” sebutnya.

Sementara itu Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Barat, Gufran menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada masyarakat Sulsel, khususnya keluarga besar Dinas Pendidikan yang memiliki kepedulian yang tinggi.

“Kami atas nama masyarakat Sulbar, mengucapkan rasa syukur dan terima kasih kepada masyarakat Sulsel, khususnya keluarga besar Dinas Pendidikan Sulsel yang memiliki kepedulian yang tinggi, yang tidak hanya memberikan bantuan berupa dana dan materi, tapi mereka rela datang memberikan semangat dan dukungan moril,” pungkasnya.

Diketahui Bantuan yang berhasil dikumpulkan keluarga besar Disdik Sulsel, berupa uang tunai sebesar kurang lebih Rp600 juta dan logistik berupa bahan pangan dan sandang sebanyak 7 truk. (*)