Disdik Sulsel Gandeng Provider Internet untuk Persiapan PPDB 2022

PPDB Online
Ilustrasi Siswa SD, SMP, SMA.

MAKASSAR—Dinas Pendidikan (Disdik) Sulsel terus melakukan persiapan Pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Sulawesi Selatan tahun 2022 jenjang SMA dan SMK yang akan dibuka mulai tanggal 20 Juni 2022.

Kadisdik Sulsel, Setiawan Aswad mengatakan, berbagai persiapan telah dilakukan diantaranya dengan melatih para operator serta memberikan briefing kepada seluruh Cabang Dinas dan Kepala Sekolah (Kepsek) untuk menjalankan proses PPDB sesuai Petunjuk Teknis (Juknis).

“Tanggal 20 Juni mulai dibuka, Alhamdulillah jalan sesuai rencana, jadi kemarin sudah dilatih para operator, sudah briefing cabang dinas dan kepsek sesuai juknis yang ada,” ungkapnya kemarin.

Ia menyebutkan telah meminta kepsek untuk menyusun rundown PPDB di sekolah masing-masing, mulai dari proses pendaftaran, verivikasi berkas dan pendaftaran ulang.

“Termasuk memastikan semua serta sudah jelas apa dikerjakan guru, kepsek dan mengatur aliran peserta didik sehingga semua harus ada antisipasi dalam bentuk rundown kegiatan,” sebutnya.

Setiawan Aswad juga mengaku untuk kesiapan infrastruktur IT telah dilakukan dengan mengandeng operator Indosat. “Kemarin kita pemaparan dengan Dewan banyak muncul persoalan biasa di jalur zonasi, dengan kualitas dokumen dan kita sudah sampaikan cara kita atasi,” ujarnya.

Berita Lainnya

“Kemudian mengenai mekanisme penarikan jarak, kita pastikan berdasarkan sepengetahuan orang tua dan peserta didik serta validasi data kependudukan dengan kerjasama dukcapil,” tuturnya.

Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan, Setiawan Aswad
Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan, Setiawan Aswad. (Foto: Dok) 

Ia menambahkan untuk daerah yang tidak masuk jaringan internet atau blankspot, pendaftaran bisa dilakukan secara offline.

“Daerah tidak masuk jaringan internet bisa dilakukan dengan cara offline, datangi sekolahnya dan validasi data,” tambahnya.

Diketahui, Pendaftaran PPDB akan dibagi menjadi beberapa jalur mulai dari zonasi untuk SMA dan jalur terdekat ke sekolah untuk SMK, jalur afirmasi, jalur perpindahan tugas orang tua atau wali, jalur anak guru dan tenaga kependidikan.

Kemudian jalur anak DUDI mitra khusus untuk SMK, jalur prestasi non akademik, serta jalur prestasi akademik. (*)

Berita Terkait