DP3A Dalduk KB Sulsel Laksanakan Pertemuan Penguatan dan Pengembangan Layanan Puspaga

MAKASSAR – Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3A Dalduk KB) melaksanakan pertemuan penguatan dan pengembangan layanan pusat pembelajaran keluarga (puspaga) di salah satu hotel di Makassar, Selasa (8/9).

Pertemuan ini menghadirkan Dr Putri Fatimah Nurdin,anak pertama Gubernur Sulawesi Selatan Nurdin Abdullah yang berhasil meraih gelar doktoral setelah mengangkat dan mempertahankan disertasi soal Sungai Jeneberang di Universitas Kyusu, Jepang.

Dr. Putri Fatimah Nurdin mengatakan pendidikan anak di Negara Jepang yang menekankan pada pembentukan moral dan etika bisa diterapkan di indonesia.

“Jadi sudah saya sampaikan tadi,bahwa pendidikan dinegara jepang sangat berbeda dengan indonesia karena disana menekankan pada pembentukan moral bukan pada kurikulum maupun ilmu pengetahuan,”Ungkapnya.

Ia menyebutkan pembentukan karakter anak diindonesia bisa dilakukan salah satunya dengan menghidupkan kembali pelajaran PPKN.

Berita Lainnya

“Pembentukan karakter dan etika anak-anak bisa diterapkan diindonesia salah satunya bagaimana kita hidupkan kembali pelajaran PPKN dan dulu sudah berjalan,”Sebutnya.

Dr Putri Fatimah Nurdin lebih jauh mengaku Pemerintah provinsi sulsel terus melakukan pembangunan infrastruktur dalam mendukung terpenuhinya sarana dan prasarana bagi anak-anak.

“Saya melihat pemerintah provinsi sulsel terus melakukan berbagai program dan terobosan termasuk melakukan pembangunan insfrastruktur dalam mendukung terpenuhinya sarana dan prasarana bagi anak-anak,”Jelasnya.

Ia menambahkan TP PKK Provinsi sulsel juga banyak melakukan program dan sosialisasi terkait sekolah ramah anak.

“Sejauh ini Pemprov sulsel bersama TP PKK sulsel telah melakukan berbagai program terkait sekolah ramah anak,yang tinggal di kembangkan dan dimajukan sehingga lebih maksimal,”Pungkasnya.

Lihat Juga:  Wagub Tekankan Kampus Menjadi Pelopor Setiap Kebijakan

Sementara itu Hastina Dahlan kabid perlindungan perempuan dan anak DP3A Dalduk KB Sulsel menambahkan kegiatan ini diikuti 50 Peserta dari seluruh kabupaten dan kota disulsel termasuk Puspaga.

“Kegiatan ini diikuti 50 peserta dari seluruh kabupaten dan kota disulsel termasuk Puspaga yang bertujuan untuk meningkatkan pelayanan dan ketahanan keluarga,”Katanya.

Ia menjelaskan pertemuan ini menjadi shering dan pembelajaran bagi Kabupaten dan kota di Sulsel dalam mewujudkan KLA.

“Jadi Kabupaten Luwu utara (Lutra) yang sudah bagus Puspaganya saling dishering dengan kabupaten lainnya yang belum bagus sehingga semuanya berjalan beriringan,”Jelasnya.

Diketahui kegiatan ini berjalan selama dua hari,mulai dari tanggal 7 sampai 8 September. [*]

Berita terkait