Dua Tahun Kepemimpinan Prof Andalan, Survei SSI: 63,13 Persen Masyarakat Sulsel Puas

MAKASSAR – Tanggal 5 September 2020, hari ini menjadi penanda dua tahun kepemimpinan Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah dan Wakil Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman untuk masa bakti tahun 2018-2023.

Berbagai terobosan dan kebijakan telah dilakukan termasuk dalam menangani pandemi covid-19 yang semuanya berjalan baik dan lancar

Dua tahun kepemimpinan dengan Tagline Prof Andalan, Tingkat kepuasan warga Sulawesi Selatan sesuai survei Script Survei Indonesia (SSI) menunjukkan tren positif yaitu 63,13 yang menyatakan puas dengan kinerja pemerintah provinsi sulsel.

Direktur Eksekutif Script Survei Indonesia (SSI) Yuhardin mengatakan survei opini publik mengambil sampling 820 sampel dan menggunakan metode multi stage random sampling dengan tingkat kepercayaan 95 persen.

“Jadi survei ini dilakukan sejak tanggal 2 sampai 15 agustus dengan mengambil sampling 820 responden yang tersebar di kabupaten/kota di Sulawesi Selatan secara proporsional dengan Metode yang digunakan adalah Multistage Random Sampling dengan tingkat margin of error 3.5 persen,” ungkap Yuhardin Sabtu, 5 September 2020.

Ia menyebutkan dalam survei ini ada 14 kategori yang ikut ditanyakan kepada responden.

Berita Lainnya

“Secara Keseluruhan dari hasil survei sekitar 63.31 persen masyarakat puas atas kinerja Gubernur sulsel dan Wakilnya, kemudian 8,56 persen sangat puas dan 54,57 cukup puas,” sebutnya.

Yuhardin lebih jauh mengaku untuk angka 63,13 Persen dipemerintahan kedua tahun termasuk sangat tinggi

“Angka 63,13 persen ini di pemerintahan untuk dua tahun ini termasuk tinggi. Biasanya untuk mencapai angka ini pada pemerintahan usia tiga hingga empat tahun. Ini baru tahun ke dua, apalagi di tengah krisis ekonomi seperti ini,” jelasnya.

Lihat Juga:  BPD Sulselbar Segera Jadi Bank Devisa

Ia menambahkan masing-masing untuk kategori Pelayanan Publik (Pengurusan Administrasi Kependudukan, Izin, dsb) nilainya 81,83 persen puas, 16,46 persen tidak puas. Kategori Kesehatan 82,80 persen masyarakat puas, 15,85 persen tidak puas.

Kategori Penegakan Hukum 73,66 persen puas, 16,71 persen tidak puas. Sektor Infrastruktur (jalan, jembatan, dsb) 64,02 persen masyarakat puas, 34,63 persen tidak puas. Kategori Agraria (Pertanian, Perkebunan, Pengairan) 62,93 persen masyarakat puas, 21,22 persen tidak puas.

Kategori Keamanan dan Tindakan Kriminal misalnya, 87,20 persen masyarakat puas, 11,83 persen tidak puas. Kategori Pendidikan 81,71 persen masyarakat puas, 16,95 persen tidak puas.

Untuk kategori Pembangunan Sarana dan Prasarana Transportasi 76,59 persen masyarakat puas, 15,37 persen tidak puas. Pengendalian Bencana Banjir dan Longsor 67,32 persen masyarakat puas, 23,90 persen tidak puas.

Peningkatan Investasi dan Penanaman Modal 46,10 persen masyarakat puas, 19,88 persen tidak puas. Serta pengembangan listrik 87,20 persen masyarakat puas, 11,83 persen tidak puas.

Sementara kategori pertambangan 29,88 persen masyarakat puas, 13,54 persen tidak puas. Kategori Pemberantasan KKN 39,88 persen masyarakat puas, 31,22 persen tidak puas. Kategori Ketenagakerjaan (Pengangguran, UMR, dsb) 26,83 persen masyarakat puas, 68,66 persen tidak puas.

“Untuk ketenagakerjaan diakibatkan karena kondisi pandemi Covid-19 banyak yang kehilangan lapangan kerja,” tTutupnya. [*]

Berita terkait