Gelar Rapid Test, KONI Sulsel Temukan 1 Pelatih Reaktif
Pelaksanaan rapid test bagi atlet dan official nya, digelar KONI Sulsel di kantornya Jl. Sultan Hasanuddin no 42 Makassar, Senin (26/10/2020).

MAKASSAR–Setelah 2 hari berturut-turut pelaksanaan rapid test terhadap atlet, pelatih dan official yang berasal dari 19 cabang olah raga (Cabor) yang tergabung dalam Sulsel Prima, Petugas Rapid Test yang dihelat Koni Sulsel hanya menemukan 1 orang pelatih yang diindikasi reaktif rapid.

Berdasarkan informasi yang diperoleh Media Sulsel, pada hari terakhir pelaksanaan Rapid Test, Selasa (27/10), 1 orang pelatih yang dinyatakan reaktif tersebut berasal dari cabor bulu tangkis, yang kemudian disarankan untuk melaksanakan test swab secara mandiri.

Sesuai catatan Koni Sulsel, dari 192 atlet dan 52 unsur pelatih serta mekanik yang disasar dalam test cepat selama 2 hari tersebut, hanya terdata 154 atlet dan pelatih serta 30 orang pengurus dan pegawai koni yang berpartisipasi.

Sejumlah cabang olah raga tidak sempat berpartisipasi dalam rapid test tersebut, karena sebagian besar atletnya sedang melaksanakan pelatnas yang dilaksanakan diluar Sulawesi Selatan.

Ketua KONI Sulsel Ellong Tjandra, SE mengungkapkan, bahwa banyak atlet dan officialnya yang tidak hadir, namun melapor ke koni sudah melaksanakan rapid tes beberapa hari sebelumnya.

“Beberapa atlet, terutama yang berada di luar sulsel, melaporkan jika kembali ke Makassar harus melakukan rapid test yang sama dilaksanakan oleh KONI,” kata Ellong.

Olehnya itu, Ellong mengaku menghargai hasil rapid test diluar kantor koni dan menerima hasil rapid tersebut sebagai laporkan untuk KONI Sulsel.

“Karena masih ada beberapa yang belum melaksanakan rapid test, Koni Sulsel tetap membuka pintu bila ada atlet maupun officialnya yang membutuhkan rapid test. Tidak menutup kemungkinan Koni akan menjadwalkan ulang rapid test ke depan,” pungkas Ellong Tjandra. (*/464Ys)