Advertisement - Scroll ke atas
  • Bapenda Makassar
  • Pemkot Makassar
  • Pemkot Makassar
  • Universitas Dipa Makassar
  • Universitas Dipa Makassar
  • Universitas Dipa Makassar
  • Universitas Dipa Makassar
  • Universitas Dipa Makassar
  • Universitas Dipa Makassar
  • Universitas Dipa Makassar
  • Universitas Dipa Makassar
Sulsel

IHO Sulsel Resmi Dilantik, Siap Jadi Mitra Pemerintah di Bidang Kesehatan

1062
×

IHO Sulsel Resmi Dilantik, Siap Jadi Mitra Pemerintah di Bidang Kesehatan

Sebarkan artikel ini
IHO Sulsel Resmi Dilantik, Siap Jadi Mitra Pemerintah di Bidang Kesehatan
Indonesia Health Observer (IHO) atau Observasi Kesehatan Indonesia (Obkesindo) Kordinatoriat Wilayah Provinsi Sulawesi Selatan resmi dilantik pada hari ini, Selasa (28/11/2023).
  • Pemprov Sulsel
  • PDAM Kota Makassar
  • Banner DPRD Makassar

MAKASSAR—Indonesia Health Observer (IHO) atau Observasi Kesehatan Indonesia (Obkesindo) Kordinatoriat Wilayah Provinsi Sulawesi Selatan resmi dilantik pada hari ini, Selasa (28/11/2023).

Pelantikan yang digelar di Baruga Anging Mammiri Rujab Walikota Makassar, Jalan HIA Saleh Dg Tompo itu, dihadiri langsung oleh Ketua Umum Badan Pengurus Pusat IHO dr. Abidinsyah Siregar.

Advertisement
Scroll untuk melanjutkan

Dalam sambutannya, Abidinsyah menegaskan bahwa IHO harus menjadi mitra pemerintah dalam persoalan masalah kesehatan apakah itu menyangkut pelayanan, penurunan stunting, derajat kesehatan.

“IHO harus menjadi mitra pemerintah khususnya dalam pembangunan kesehatan di setiap tingkatan wilayah. Hanya dengan cara itu organisasi ini bisa berperan optimal,” ugkapnya.

Abidinsyah berharap, pengurus IHO Sulawesi Selatan yang dipimpin dr. Alwie Mappiasse dapat segera melakukan konsolidasi organisasi serta merumuskan program kerja.

“Setelah ini IHO Sulsel harus segera lakukan konsolidasi organisasi dan merumuskan program kerja yang bisa dilaksanakan untuk satu periode ke depan agar bisa memberi manfaat untuk masyarakat, bangsa dan negara ini,” harap dia.

Ketua IHO pusat dr. Abidinsyah  juga mengatakan, 78 tahun Indonesia merdeka indikator kesehatan bukan tambah membaik tapi malah semakin menurun, hal ini disebabkan karena adanya tekanan Triple Burden Diseases, Double Burden Nutrition, Ketimpangan kualitas dan kuantitas pelayanan kesehatan antar Wilayah.

“Pada hal satu regulasi satu kriteria, akibatnya keluarga terancam, bonus Demografi belum diperhatikan, kini datang penyalahgunaan Narkoba dan semakin tingginya Prepalensi HIV/Aids, Stunting datang mengancam usia dini, sementara  kita memasuki era Aging Populatian,  kaum lanjut usia belum juga dipersiapkan,” tuturnya.

Kata Abidinsyah,  di Sulawesi Selatan angka penyakit kusta menjadi tinggi karena Rumah Sakit Kusta dulu sudah berubah menjadi Rumah Sakit Umum sehingga penderita kusta tidak punya tempat lagi untuk berobat akibat terjadi penularan dilingkungan keluarga.

“Hal ini perlu menjadi perhatian kita bersama. Kedepan akan muncul berbagai tantangan seperti epidemi, bencana alam dan kerusakan lingkungan dan berbagai faktor yg dapat menurunkan kualitas hidup,” katanya.

Oleh karena itu lanjut Abidinsyah dengan kehadiran IHO diharapkan dapat mendorong percepatan ketersediaan pelayanan  kesehatan yang terpadu, menyeluruh dan berkesinambungan.

“Dengan dukungan tenaga kesehatan , fasilitas kesehatan yang adil dan merata dengan adax IHO pemerintah mendapat mitra strategis dan pendapat kedua (second openion) atas semua kebijakan, regulasi dan sasaran kinerja,” pungkasnya.

Pelantikan pengurus IHO Sulawesi Selatan berlangsung khidmat dan penuh suasana kekeluargaan. Puluhan pengurus mengikuti acara dengan antusias hingga selesai sekitar pukul 14.00 WITA.

Selain pengurus inti, struktur IHO Sulawesi Selatan diperkuat oleh delapan Biro, diantaranya Biro Kebijakan Pelayanan Kesehatan, Biro Pendidikan dan Penyuluhan, Biro Pelayanan dan Pengaduan, Biro Pengamanan Bencana, Biro Informasi Pelayanan Publik, Biro Pangan dan Gizi serta Biro Kesehatan Masyarakat.

Sejumlah tokoh kesehatan di Sulsel tercatat sebagai pengurus, diantaranya dr Bahtiar Baso yang menjadi Wakil Ketua, dr Tedy Amiruddin sebagai Sekretaris, Dr Husni Tamrin, Dr Muhammadong, Prof Sukri Palutturi, dan masih banyak lagi yang lain.

Berikut adalah susunan pengurus inti organisasi IHO Korwil Sulawesi Selatan Periode 2023-2028.

  • Ketua: dr. Alwie Mappiasse, Sp.KK, Ph.D
  • Wakil Ketua: Dr. dr. Bahtiar Baso, M.Kes
  • Sekretaris: dr. Teddy Amiruddin, M.Kes., MMR
  • Wakil Sekretaris: Nasrun Hamzah, SH., MM
  • Bendahara: Yaya Rosdaya, SH, SE., M.Kn
  • Wakil Bendahara: Pieter Gozal, MBA.

Keanggotaan IHO disamping selain diisi para dokter dan apoteker juga diisi dari kalangan birokrasi dan mantan Birokrasi seperti Dr.dr. Rachmat Latief Mantan Kadis Kesehatan Sulsel sebagai Badan Pengawas, Kahar Azis, SE. M.Si. yang menempati posisi Biro Pengamanan bencana dan Drs. Lukmanuddin, MM, pada Biro Informasi dan pelayanan Publik. (*/4dv)

error: Content is protected !!