MAKASSAR, Kedai Makanan khas Jepang, Jempol Ricebowl yang membuka gerainya di Warkop Marami, Komplek Ruko Baverllyhils, Jl. Antang Raya Makassar, Rabu (28/7), guna memenuhi tuntutan pelanggannya, kembali merilis 4 menu baru sekaligus.

keempat menu yang dirilis tersebut masing-masing yaitu Chicken Bowl Yakiniku, Fish Filled Bowl Yakiniku, Black Paper Beef Bowl dan Beef Bowl Yakiniku

Owner Jempol ricebowl, Ismail Alrip, kepada Media Sulsel mengatakan, bahwa kehadiran menu baru tersebut sepenuhnya memenuhi tuntutan pelanggan, untuk segera merilis semua menu yang ditawarkannya sebagaimana disampaikan saat grand launching seminggu sebelumnya.

“Sedianya kami baru akan rilis menu baru pada awal Agustus nanti, tetapi atas permintaan sejumlah pelanggan setia, makanya hari ini kami percepat rilis menu tersebut yang kita awali dengan test menu kepada beberapa pelanggan yang hadir hari ini,” ucap Ismail.

Lebih lanjut Ismail menjelaskan, bahwa terkait harga dari setiap menu, masih cukup terjangkau untuk ukuran kantong mahasiswa yaitu antara Rp. 15.000,- hingga Rp. 25.000,-

“Untuk harga saya rasa masih cukup terjangkau untuk ukuran kantong mahasiswa, karena menu baru kali ini, paling mahal di harga Rp. 25.000,- yaitu untuk Black Paper Beef Bowl dan Beef Bowl Yakiniku, sedangkan Chicken Bowl Yakiniku seharga Rp. 20.000,-. Sementara Fish Filled Bowl Yakiniku kita berikan harga sama dengan jenis Suki yaitu Rp. 15.000,-“ papar Ismail.

Sementara itu, menurut Marketing Manager PT. Global Parakasi, Muh. Akbar, yang turut menikmati sebagai tester menu baru menilai, hampir semua sajian yang ditawarkan Jempol Ricebowl memiliki kwalitas rasa yang setara dengan hidangan restoran makanan khas Jepang berbintang.

“Ini bukan kali pertama saya menikmati sajian Jempol Ricebowl di tempat ini, dan saya pastikan rasanya cukup luar biasa dan meski hanya kelas warkop, namun kenyataannya dari sisi rasa tidak kalah dengan panganan khas jepang yang disajikan restoran-restoran berbintang,” tegas Akbar.

Bahkan lanjut Akbar, dengan metoda penyajian sambalnya yang tidak berupa saos yang dituang dalam makanan, membuat rasa yakinikunya cukup terasa di lidah, demikian juga cara memasak dagingnya membuat pelanggan dapat menikmati teksturnya hingga pada sendok terakhir.

“Saya yakin anda tidak menyesal menikmati sajiannya, meski harganya yang cukup murah, tetapi untuk urusan rasa, anda akan memperoleh rasa nambah setelah menyantapnya,” pungkas Akbar sembari tersenyum. (464Ys)