Kadis DP3A Dalduk KB Sulsel ikuti Milad FKCA Secara Virtual
Milad FKCA Sulsel ke 12 tahun mengangkat Tema "Mihrab Cinta Beralas Sajadah Takwa” dengan Sub Tema ”FKCA membangun generasi qurani untuk bangsa yang lebih Tangguh, kuat, kreatif, menghadapi masa pandemi menuju masyarakat sejahtera berintegritas dalam limpahan rahmat Allah SWT”.

MAKASSAR—Mewakili Pembina Forum Kajian Cinta Alquran (FKCA) Provinsi Sulsel Lies F Nurdin. Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3A Dalduk KB) Provinsi Sulawesi Selatan Hj Fitriah Zainuddin mengikuti secara virtual Milad Ke 12 FKCA sulsel, kemarin (11/1/2021).

Kadis DP3A Dalduk KB Sulsel membacakan sambutan Ketua pembina FKCA sulsel Mengatakan organisasi FKCA yang Fokus melakukan syiar Islam dengan basis kegiatannya pada kajian Alquran telah mendapatkan tempat tersendiri di hati masyarakat.

“FKCA sulsel diusianya yang ke 12 tahun, telah mendapatkan tempat tersendiri di hati masyarakat khususnya ummat islam,Bahkan Diusia yang semakin bertambah ini,kita tentu mengapresiasi upaya FKCA dalam membumikan Alquran pada setiap aktifitas keumatan baik itu melalui Pendidikan, Kesehatan, Ekonomi, bahkan yang paling terlihat adalah melalui program unggulannya yakni memberantas buta baca tulis dan buta makna Alquran,” ungkapnya.

FKCA Sulsel hadir sebagai Oase untuk memenuhi dahaga para kaum perempuan khususnya Ibu-Ibu yang tergabung didalamnya untuk menambah pengetahuan dan wawasan terkait Alquran.

“FKCA ini muncul sebagai primadona komunitas masyarakat Cinta Alquran yang begitu diminati.Bahkan Andi Majdah Muhyiddin Zain yang merupakan istri Mantan Wagub sulsel Agus Arifin Nu’mang,telah menjadikannya momentum dengan membentuknya di seluruh Kabupaten dan Kota se sulsel,” ucapnya.

Dalam sambutannya Ketua Pembina Forum Kajian Cinta Alquran juga mengajak ummat Islam Khususnya pengurus organisasi ini mengedepankan Cinta sebagai pendekatan kuat dan dahsyat dalam berinteraksi dengan Alquran.

”SDM FKCA adalah manifestasi nilai-nilai luhur Alquran karena berinteraksi langsung dengan Alquran. Dan organisasi ini menjelma tidak sebatas tempat kajian pengetahuan dan wawasan Alquran namun juga bermetamorfosis menjadi gerakan sosial keagamaan yang begitu peka dan responsif terhadap keadaan sekitar tak terkecuali jika ada kondisi yang membutuhkan uluran bantuan sosial,FKCA sulsel selalu hadiri,” sambungnya.

Modal generasi yang qurani sangat dibutuhkan dalam menjawab tantangan bangsa dan ummat termasuk menghadapi dekadensi moral dan akhlaq saat ini.

“Generasi Qurani sangat dibutuhkan dalam menghadapi tantangan bangsa, baik mudahnya penyebar hoax, fitnah dan kebencian yang bisa meruntuhkan sendi-sendi kehidupan dan keagamaan.Dan Generasi Qurani merupakan generasi yang meyakini kebenaran isi Alquran, membaca, menghafal, serta memahami dengan baik dan benar makna yang terkandung dalam alquran,” tutupnya.

Milad FKCA sulsel ke 12 tahun juga diikuti Imam Mesjid NewYork Shamsi Ali,Dengan mengangkat Tema”’Mihrab Cinta Beralas Sajadah Takwa” dengan Sub Tema ”FKCA membangun generasi qurani untuk bangsa yang lebih Tangguh, kuat, kreatif, menghadapi masa pandemi menuju masyarakat sejahtera berintegritas dalam limpahan rahmat Allah SWT”. (*)