Kelurahan Biring Romang Sepakat Redam Keresahan Warga

Kelurahan Biring Romang Sepakat Redam Keresahan Warga
Plt Lurah Biring Romang, Idawati, SE, menggelar rapat koordinasi (Rakor) bersama Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM), Babinsa, Bhabinkamtibmas, Imam kelurahan, Pengurus PKK, pengurus Persatuan Majelis Taklim (Permata) dan sejumlah perwakilan RT/RW di Jl. Batirrahman VII.

MAKASSAR – Menindaklanjuti Instruksi Penjabat Wali Kota Makassar, Selasa (9/6) malam, Plt. Lurah Biring Romang, Kecamatan manggala, Makassar, Idawati SE, menggelar rapat koordinasi (Rakor) bersama Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM), Babinsa, Bhabinkamtibmas, Imam kelurahan, Pengurus PKK, pengurus Persatuan Majelis Taklim (Permata) dan beberapa perwakilan RT/RW di Jl. Batirrahman VII.

Dalam Rakor yang digelar di lorong tersebut, Idawati menyampaikan sejumlah instruksi Pj Wali Kota, terutama terkait maraknya penolakan pelaksanaan Rapid test, pelaksanaan Protokol Kesehatan serta penguatan program ‘Low Contact and Hight Imunity’.

“Sesuai arahan dan instruksi bapak Pj Wali Kota, kita harus terus berkerjasama khususnya dalam mengedukasi warga dalam hal Rapid test, Protokol Kesehatan dan penguatan program Low Contact and Hight Imunity, serta pengaktifan Posko Siaga Covid-19,” ungkap Idawati saat membuka Rakor.

Sehubungan dengan hal itu Idawati berharap seluruh stakeholder yang ada di kelurahan Biring Romang dapat bekerja sama secara terstruktur, sehingga upaya memutus mata rantai berkembangnya virus Covid-19 di kelurahan Biring Romang dapat ditekan semaksimal mungkin.

Ketua LPM Biring Romang, Ambang Ardi Yunisworo, dalam sambutannya mengatakan, bahwa target utama yang harus dicapai dalam pelaksanaan semua kegiatan terkait covid-19 adalah terciptanya ketenangan dan kenyamanan di tengah-tengah masyarakat.

“Apa yang terjadi di tengah masyarakat saat ini akibat ketidakfahaman warga serta kesimpangsiuran informasi yang diterima masyarakat, terutama melalui media sosial.”

Berita Lainnya

“Untuk itu pemerintah dan kita semua harus hadir untuk memberikan pencerahan secara seragam melalui sejumlah edukasi, agar tercipta ketenangan dan hilangnya keresahan di tengah masyarakat,” ucap Ambang.

Lihat Juga:  Belasan Tahun Bertahan Diantara Puing Sisa Kebakaran, Leni Menyerah Dibujuk Yudi

Ketua ORW. 05, yang juga merupakan ketua Pelaksana Aksi Birma Peduli Sedekah Covid-19 kelurahan Biring Romang, Muh. Ervinlaha menjelaskan, bahwa maraknya informasi penolakan warga di sejumlah tempat terhadap pelaksanaan Rapid test, harus segera diantisipasi dengan memberikan pemahaman yang utuh terhadap masyarakat tentang rapid test.

“Sejumlah aksi penolakan rapid test yang terjadi di sejumlah tempat, itu lebih dikarenakan ketidakfahaman masyarakat terhadap hal itu dan dampak kesimpangsiuran informasi yang beredar di medsos, olehnya itu sebelum terjadi di wilayah kita, maka sesegera mungkin kita perlu melakukan edukasi kepada warga tentang hal itu,” pinta Ervin.

Sementara itu Babinsa Keluarahan Biring Romang, Serma Syahrullah menekankan, bahwa edukasi warga harus dilakukan untuk menciptakan keseragaman pemahaman terhadap Covid 19.

Selain itu Babinsa juga berharap adanya informasi yang sama dari RT/RW, tokoh Masyarakat dan terutama pemerintah yang diberikan kepada masyarakat.

“Kita semua harus satu bahasa dalam memberikan informasi kepada warga. RT/RW dan terutama kelurahan harus satu bahasa, sehingga warga tidak bingung,”

“Sebab apabila informasi yang kita berikan sesuai persepsi kita masing-masing, ini bisa melahirkan perbedaan pendapat yang pada akhirnya mengancam kerawanan sosial,” tegas Serma Syahrullah.

Pada akhir pertemuan Kepala Seksi Pemerintahan Kelurahan Biring Romang, Andi Muh. Yahya, SE selaku moderator menyimpulkan beberapa kesepakatan langkah yang akan dilakukan diantaranya; Pemerintah kelurahan akan membuat selebaran himbauan terkait protocol kesehatan, serta hal-hal yang menyangkut Rapid test untuk diedarkan ke masyarakat.

Guna memberikan pemahaman yang sama kepada RT/ RW dan masyarakat pada umumnya, kelurahan akan segera melaksanakan pertemuan dengan seluruh ketua RT dan RW secara bergiliran.

Selain itu untuk sosialisasi dan edukasi kepada warga, juga akan dilaksanakan sosialisasi keliling dengan menggunakan pengeras suara mobile langsung ke tengah masyarakat.

Lihat Juga:  KPPS TPS 14 Kelurahan Biring Romang, Akan Gunakan Baju Adat

Untuk mengantisipasi segala kemungkinan yang terjadi, maka akan diaktifkan piket posko siaga covid -19 baik yang di kelurahan maupun yang ada di Posko Birma Peduli dengan melibatkan seluruh RT/RW yang jadwalnya akan segera disampaikan kemudian.

“Yang pasti apa yang kita diskusikan malam ini, target utama yang kita sepakati adalah untuk melahirkan ketenangan dan kenyamanan di tengah warga, dalam menghadapi pandemi covid-19 ini,” pungkas Yahya saat menutup pertemuan. (4ld)

Berita terkait