PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya. • 🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692. • TP PKK Makassar Bentuk Koperasi, Bidik Pasar Produk UMKM Kader • Setahun Menjabat, Munafri Siapkan Evaluasi dan Rotasi Lurah Makassar • Andi Sudirman Ingin Pelatihan Vokasi Sulsel Berujung Lapangan Kerja • BK DPRD Sulsel Dorong Disiplin Anggota Lewat Apresiasi, Bukan Sekadar Sanksi • LPG 3 Kg Sulit Didapat di Bone, Pangkalan Diduga Langgar Mekanisme Penyaluran • 67 Guru Jeneponto Disiapkan Jadi Penggerak Program 1 Juta Guru Mahir Koding • PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya. • 🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692. • TP PKK Makassar Bentuk Koperasi, Bidik Pasar Produk UMKM Kader • Setahun Menjabat, Munafri Siapkan Evaluasi dan Rotasi Lurah Makassar • Andi Sudirman Ingin Pelatihan Vokasi Sulsel Berujung Lapangan Kerja • BK DPRD Sulsel Dorong Disiplin Anggota Lewat Apresiasi, Bukan Sekadar Sanksi • LPG 3 Kg Sulit Didapat di Bone, Pangkalan Diduga Langgar Mekanisme Penyaluran • 67 Guru Jeneponto Disiapkan Jadi Penggerak Program 1 Juta Guru Mahir Koding •
Nasional

Kemenkominfo dan MUI Akan Terbitkan Kode Etik Bermedia Sosial

774
×

Kemenkominfo dan MUI Akan Terbitkan Kode Etik Bermedia Sosial

Sebarkan artikel ini

MEDIASULSEL.com – Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) bersama Majelis Ulama Indonesia (MUI) tengah menyiapkan pedoman untuk memberantas berita bohong (hoax) yang marak beberapa bulan terakhir ini. Pedoman ini yang akan disebut sebagai “Muamalah Medsosiah” ini akan menjadi semacam “kode etik” bagi umat Islam ketika menggunakan media sosial.

Menteri Kominfo, Rudiantara telah membahas rencana pembuatan pedoman itu dengan MUI. Dalam pesan di akun Twitter-nya, Rudiantara mengatakan panduan itu akan dikeluarkan bersamaan dengan penandatanganan kesepakatan atau MOU antara Kominfo dan MUI. Ditambahkannya, pihaknya juga akan melibatkan kepolisian. Namun Rudiantara tidak merinci lebih jauh apa yang dimaksud dengan “Muamalah Medsosiah” ini.

Ia memang aktif mengajak masyarakat memantau konten negatif di media online dan media sosial, termasuk berita-berita hoax atau palsu yang sulit dibedakan dengan berita sebenarnya. Kominfo telah menggelar kampanye mengajak masyarakat bersikap dewasa ketika membaca dan membagi informasi di media sosial, dan berani melapor ke pengelola media tersebut dan juga ke Kominfo jika mengandung konten negatif.

Menteri Kominfo, secara tegas telah dua kali memblokir media online dan media sosial yang dinilai melanggar SARA. Belum jelas apakah pedoman ini merupakan bagian dari upaya Kominfo sebelumnya atau merupakan kebijakan terpisah. Juga apakah pedoman ini akan memiliki kekuatan hukum, baik untuk seluruh pengguna media sosial di Indonesia, atau khusus untuk umat Islam saja. (voaindonesia)

Polling Mediasulsel

Menurut Anda, masalah yang paling perlu diprioritaskan pemerintah saat ini adalah...

Konten dilindungi © Mediasulsel.com