Kemiskinan Menyebabkan Stunting Makin Genting

Kemiskinan Menyebabkan Stunting Makin Genting
Yuni Damayanti (Pemerhati Sosial Asal Konawe)

Negara seharusnya menguasai dan bertanggung jawab atas layanan umum warga negaranya. Namun demokrasi telah mengalihkan fungsi negara tersebut kepada korporasi (swasta). Tentu saja, korporasi tidak mungkin melakukan pelayanan karena mereka pasti mengejar keuntungan.

Akhirnya, layanan umum pun dibisniskan kepada rakyat. Rakyat harus membayar mahal untuk menikmati infrastruktur yang berkualitas. Untuk menggunakan jalan, jasa transportasi, kesehatan yang memadai bahkan sekolah yang berkualitas, rakyat harus mengeluarkan biaya yang tidak sedikit.

Penerapan sistem kapitalisme sekular telah terbukti menghasilkan problem kemiskinan struktural di tengah masyarakat. Berbagai program penanganan stunting telah digiatkan, namun belum berhasil memberantas problem stunting secara tuntas. Lantas, bagaimanakah Islam menyelesaikan secara tuntas problem stunting di tengah pusaran kemiskinan ini?

Islam secara alami mampu menciptakan kesejahteraan, termasuk menyelesaikan problem kemiskinan dan stunting. Melalui penerapan sistem ekonomi Islam, meniscayakan pengurusan umat dilakukan secara berkualitas dan maksimal.

Penerapan syariah yang kaffah berarti negara kembali menjalankan fungsinya sebagai pengurusan masyarakat, seperti menjamin pemenuhan pokok publik, menyediakan lapangan kerja, membebaskan barang milik umum dari kapitalisasi.

Hal ini jelas dengan sendirinya membebaskan keluarga dari berbagai stressor; mendorong terwujudnya pola aktivitas keluarga yang sehat; ibu terbebas dari peran ganda yang menyalahi fitrah dan beban mencari nafkah keluarga kembali berada di pundak ayah. Hal ini akan terealisasi dengan diterapkannya sistem ekonomi Islam.

Berita Lainnya

Bersamaan dengan itu, sistem Islam akan menghentikan program penanggulangan penyakit yang merupakan agenda penjajahan, dan justru membahayakan kesehatan masyarakat, yaitu dengan membatalkan berbagai kesepakatan dan kerjasama dengan lembaga internasional serta bantuan pembiayaan kesehatan dari pihak asing. Sebab, demikianlah perintah Allah SWT dalam QS. an-Nisa’: 141.

Lihat Juga:  "New Normal" Belum Siap, Bisa-Bisa Kita "Game Over"

Termasuk bagian penting dari pola hidup sehat keluarga adalah kemudahan untuk mengobati berbagai penyakit yang diderita. Sistem Islam akan mewujudkannya dengan membebaskan layanan kesehatan dari segala unsur kapitalisasi.

Tidak hanya gratis dan mudah diakses oleh semua anggota masyarakat, tetapi juga berkualitas yaitu cepat dan tepat dalam pengobatan menurut syariah Islam. Dengan demikian masalah kemiskinan terselesaikan dan secara otomatis masyarakat tidak kesulitan lagi memenuhi kebutuhan gizinya sehingga masalah stunting pun terselesaikan, wallahu a’lam bisshowab. (*)

 

Penulis: Yuni Damayanti (Pemerhati Sosial Asal Konawe)

***

 

Disclaimer: Setiap opini/artikel/informasi/ maupun berupa teks, gambar, suara, video dan segala bentuk grafis yang disampaikan pembaca ataupun pengguna adalah tanggung jawab setiap individu, dan bukan tanggungjawab Mediasulsel.com.

Berita terkait