MAKASSAR – Kepala Dinas Koperasi dan UKM Sulsel,Abd Malik Faisal membuka kegiatan pendidikan dan pelatihan kewirausahaan bagi pelajar untuk angkatan ll tahun 2019.

Kepala Dinas Koperasi dan UKM Sulsel, Abd Malik Faisal mengatakan,tujuan utama dari kegiatan ini untuk menambah dan meningkatkan kemandirian dan wawasan kewirausahaan bagi pelajar.

“Harapan kita kelak nantinya para pelajar sulsel akan mempunyai kemampuan dan rasa percaya diri untuk berinovasi dan berprestasi sehingga dapat bersaing diera globalisasi,” Tegas Abd Malik Faisal.

Abd Malik menyebutkan sebagai pelajar milenial harus mampu mengambil bagian dan menjadi pembaharu dalam menghadapi revolusi industri 4.0 yang mengabungkan tekhnologi otomatisasi dengan teknologi cyber yang mencakup sistem cyber fisik.

“Era Revolusi industri 4.0 menuntut generasi muda untuk lebih siap dengan mempunyai wawasan yang tinggi sehingga mampu mengambil bagian dalam pembaharuan,dengaan berkomunikasi dan bekerjasama satu sama lain dimana puncak industri indonesia diramalkan akan terjadi pada tahun 2030 mendatang,” sebutnya.

“Melalui Kegiatan ini akan mampu memamfaatkan teknologi secara produktif terutama layanan internet agar dapat menciptakan lapangan kerja baru yang tentunya bermamfaat bagi masyarakat luas khususnya di provinsi sulsel.Jelasnya.

Kepala Dinas Koperasi dan UKM sulsel menambahkan,Koperasi dan ukm mempunyai perang penting yang sangat strategis dalam membangun ekonomi nasional dan untuk mempertahankan peningkatan pertumbuhan ekonomi didaerah yang bermuara pada peningkatan income perkapita masyarakat melalui kewirusahaan pelajar

“Pemprov sulsel berharap mendapat dukungan penuh dari pemerintah pusat termasuk Perguruan Tinggi,BUMN, maupun swasta khususnya yang ada disulsel, sehingga dapat berjalan dengan baik sebagaimana yang kita harapkan,” Tambahnya.

“Terbukanya peluang usaha baru dari generasi Muda, serta diperkuat dengan gerakan koperasi dan UKM sulsel yang konsisten akan menjadi langkah nyata untuk sulsel Makin maju,lebih mandiri,lebih moderen dalam bingkai kebersamaan serta sejalan dengan penurunan angka penganguran dan kemiskinan,” Tutupnya. [udn]