Beranda » News » Lerai Bentrokan Warga, Aiptu Jakamal Tewas Ditikam Massa
News

Lerai Bentrokan Warga, Aiptu Jakamal Tewas Ditikam Massa

MEDAN – Apes bagi personel Satres Narkoba Polrestabes Medan ini. Pasalnya, aksi heroiknya melerai bentrokan warga di Pasar IV Tanah Garapan Gang Damar Medan Labuhan, mengakibatkan Aiptu Jakamal Tarigan alias Jack (40) tewas ditikam massa, pada hari Jumat (2/6/2017) sekira pukul 23.00 WIB.

Informasi diperoleh mediasulsel.com menyebutkan, bahwa tewasnya Aiptu Jakamal Tarigan alias Jack (40), warga Jalan Serbaguna, Gang Setia, Desa Helvetia, Kecamatan Labuhan Deli, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara (Sumut) berawal saat korban yang melintas di lokasi kejadian, melihat ada keributan kecil antara warga masyarakat Gang Setia.

Sebagai seorang anggota Polri, korban pun melerai keributan antar warga, korban berhasil menenangkan massa yang sudah emosi, namun pertengkaran tersebut berbuntut panjang yang mengakibatkan beberapa orang merasa tidak senang, langsung mendatangi warga yang bertempat tinggal di Jalan Serba Guna Ujung Pasar IV dengan membawa kelewang, tombak dan pisau.

Akibatnya keributan kembali terjadi dan semakin beringas dengan menyerang secara membabi buta menyerang ke warga lain. Saat itulah korban melepaskan tembakan ke udara guna menghentikan bentrokan tersebut.

Namun, tembakan peringatan tersebut tidak membuat gentar bahkan semakin beringas hingga korban pun dibacok, ditikam sehingga tergeletak bersimbah darah dilokasi kejadian.

“Melihat korban tergelatak bersimbah darah, warga setempat bernama Kiki dan Aris langsung membawa korban ke Rumah Sakit, sekaligus menghubungi Babinkamtibmas dan Polsekta Medan Labuhan, namun, nyawa anggota Satres Narkoba Polrestabes Medan ini, tak tertolong lagi dan meninggal dunia,” ujar Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol. Rina Sari Ginting, Sabtu (3/6/2017).

Petugas Polres Pelabuhan Belawan beserta Polsek Labuhan yang menerima informasi langsung turun kelokasi.
Kapolres Pelabuhan Belawan, AKBP. Yemi Mandagi, Wakapolres, Kasat Intel, Kasat Narkoba, Kasat Reskrim, Kasat Shabara, Pawas, Padal dan seluruh Piket Fungsi beserta puluhan personel langsung turun ke lokasi kejadian melakukan penyisiran untuk menemukan para pembunuh korban sekaligus mencari senjata api korban yang hilang.

Puluhan petugas bersenjata lengkap, melakukan penyisiran hingga mengamankan 48 orang yang diduga turut serta terlibat bentrokan dan diduga melakukan penganiayaan hingga mengakibatkan korban tewas.

“Senjata korban kita temukan di rumah Agus Duha dan masyarakat yang diamankan akan dimintai keterangan oleh penyidik Polres Pelabuhan Belawan dan Polsek Labuhan. Siapapun yang terlibat atas kejadian tewasnya korban pasti kita proses hukum,” ujar Kombes Pol. Rina Sari Ginting.

Barang bukti yang diamankan di lokasi kejadian, berupa parang dan tombak serta baju korban yang berlumuran darah.

Berdasarkan hasil lidik diduga tersangka yang teridentifikasi yakni, Sola Nolo Lembu (DPO), Payu (DPO) dan Agus (DPO) dan seorang warga bernama Tena Zebua berhasil ditangkap.

“Saat ini tim gabungan Polres Belawan, Polrestabes Medan dan Polda Sumut sedang melakukan pengejaran terhadap tersangka lainnya,” kunci Kombes Pol Rina Sari Ginting. (M3t/464ys)