MAKASSAR – Pesta demokrasi pemilihan kepala daerah (Pilkada) secara serentak akan segera berlansung diindonesia.diprovinsi sulsel ada 12 daerah yang akan menyelenggarakan.

Dari 12 Daerah yang akan menyelenggaran Pilkada serentak,Kota makassar masuk dalam zona merah atau zona rawan terjadi keributan.

Kepala Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) sulsel Asriady sulaiman mengaku jelang pilkada pihaknya intens melakukan komunikasi dan koordinasi dengan pihak Bawaslu sulsel ,KPU sulsel serta aparat kepolisian untuk memastikan semua persiapan yang dibutuhkan serta antisipasi lainnya.

“Kami saat ini intens melakukan koordinasi dengan penyelenggara pemilu maupun pengawas pemilu, apa lagi dari laporan dari pihak kepolisian kalau kota Makassar masuk dalam zona merah,sehingga harus ada bentuk antisipasi kedepannya,” Ungkap Asriady saat di temui di Hotel Claro kamis (12-3-20).

Ia menyebutkan,OPD lain yaitu Badan kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi sulsel juga intens melakukan komunikasi ke penyelenggara pemilu sekaligus mengsosialisasikan netralitas ASN.

“Jadi BKD juga terus mengsosialisasikan terkait netralitas ASN dalam pilkada sehingga diharapkan tidak terulang lagi ada korban seperti pada pilkada lalu,” Sebutnya.

Lebih jauh Asriady mengaku,pertemuan dengan seluruh kepala daerah disulsel khususnya yang akan menyelenggarakan pesta lima tahunan sekali akan segera dilakukan.

“Pertemuan dengan kepala daerah yang akan melaksanakan pilkada akan segera dilakukan,untuk mendapatkan masukan dan pandangan,serta bentuk pencegahan yang akan dilakukan bila terjadi keributan,” Jelasnya. [*]