Advertisement - Scroll ke atas
  • Iduladha 1445 H
  • Kalla Group
  • Bapenda Makassar
  • Pemkot Makassar
  • Pemkot Makassar
  • Universitas Dipa Makassar
  • Universitas Dipa Makassar
  • Universitas Dipa Makassar
  • Universitas Dipa Makassar
  • Universitas Dipa Makassar
  • Universitas Dipa Makassar
  • Universitas Dipa Makassar
  • Universitas Dipa Makassar
Makassar

MCCC Terima Donasi CSR Dua Rumah Sakit di Malaysia untuk Pasien Kanker

887
×

MCCC Terima Donasi CSR Dua Rumah Sakit di Malaysia untuk Pasien Kanker

Sebarkan artikel ini
MCCC Terima Donasi CSR Dua Rumah Sakit di Malaysia untuk Pasien Kanker
Ketua MC3, Dr. Nurlina Subair, M.Si. (Foto: Muhammad Yahya)
  • Pemprov Sulsel
  • PDAM Kota Makassar
  • Banner DPRD Makassar

MAKASSAR—Makassar Cancer Care Community (MCCC) telah menerima donasi CSR dari dua rumah sakit yang ada di Malaysia, Jumat 25 Februari 2022.

Donasi itu datang dari Mahkota Medical Center dan Regency Specialis Hospital. Penyerahan donasi melalui virtual zoom di serahkan oleh CEO dari Mahkota Medical Center (Mr Stanly  Lam ) dan CEO Regency Specialist Hospital-Johor (Ms Sarena Yong).

Advertisement
Scroll untuk melanjutkan

Hal ini disampaikan Ketua MC3, Dr. Nurlina Subair, M.Si kepada media, Ahad 27 Februari 2022.

Dijelaskan, pemberian donasi ini karena MC3 telah dua tahun bekerja sama dalam sosialisasi tentang kanker bersama kedua hospital ini

MC3 ini lahir 2013 merupakan organisasi nirlaba bertujuan memberikan edukasi kepada masyarakat yang ada di Sulawesi Selatan tentang pentingnya peduli kepada kesehatannya terutama kanker pada wanita.

Sehingga harus dapat mensosialisasikan tentang bagaimana ciri-ciri dan bagaimana penanganannya agar sedini mungkin dapat ditangani sehingga peluang hidup lebih baik, kata menerima certificate of completion dari organisasi dunia yaitu Union For International Cancer Control (UICC) ,

Kiprah MC3 sebagai organisasi selama 9 tahun ini bermitra dengan perusahaan obat besar seperti PT Roche Indonesia, PT Pfizer Indonesia, PT Kalbe  dan organisasi nasional dan organisasi pasien di Asia Pasific.

MC3  pada 2020 menjadi members dari organisasi Dunia yaitu UICC (Union International Cancer Control)  berkedudukan di Genewa, ungkap peserta World Cancer Congres 2018 di Malaysia di sponsori PT Roche Indonesia, dan peserta Meeting Asia Pasific Oncology Stakeholder Forum (2019) di Singapura di Sponsori PT Pfizer ini.

Sebagai members MC3 setiap bulan memberi laporan apa yang di kerjakan baik program jangka pendek dan jangka panjang ,sehingga bila dianggap penting maka akan di support kegiatannya, kata penerima penghargaan The Most Inspiring Women oleh Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI) Sulsel 2014 ini.

Rangkaian World Cencer Day ini, MC3 ini banyak melakukan aksi sosial, antara lain 25 Februari 2022 menerima Donasi CSR untuk disalurkan kepada pasien kanker, kata doktor sosiologi PPs-UNM 2012 ini.

Union for International Cancer Control (UICC) Tema Hari Kanker Sedunia 2022 adalah Close the Care Garp berarti menutup kesenjangan perawatan, ungkap peserta Short Course Sandwich Program pada Newcastel University di sponsori oleh Dirjen Perguruan Tinggi 2008-2009.

Tema tersebut membawa makna bahwa hingga hari ini ketidakadilan dalam perawatan kanker di seluruh dunia masih terjadi ketidaksetaraan dalam perawatan kanker menelan korban jiwa memperingati World Cancer Day atau Hari Kanker Setiap tanggal 4 Februari diperingati hari kanker sedunia (World Cancer Day).

Tujuan utama memperingati hari kanker adalah untuk memberikan dukungan kepada penderita dan menurunkan angka kematian pada penyakit ini, kata Dosen Dipekerjakan LLDIKTI IX di Unismuh Makassar ini.

Sejarahnya, pertama kali dicetuskan oleh Union for International Cancer Control (UICC) sebagai pemimpin inisiatif pemersatu global dalam acara World Summit Against Cancer di Paris pada tanggal 4 Februari 2000.

Tema Hari Kanker Sedunia 2022 adalah Close the Care Garp yang berarti menutup kesenjangan perawatan. Tema tersebut membawa makna bahwa hingga hari ini ketidakadilah dalam perawatan kanker di seluruh dunia masih terjadi Ketidaksetaraan dalam perawatan kanker menelan korban jiwa. (*)

error: Content is protected !!