Beranda » Internasional » Menlu Retno Marsudi Terima Penghargaan dari Badan PBB
Internasional

Menlu Retno Marsudi Terima Penghargaan dari Badan PBB

NEW YORK – Debat umum para pemimpin negara anggota PBB terus berlangsung pada sidang tahunannya yang ke 72. Meski demikian, perhelatan tahunan ini juga diwarnai acara-acara yang ditujukan untuk menghormati tokoh-tokoh negara yang dianggap memberi motivasi dan inovasi bagi pembangunan dunia.

Seperti tahun-tahun sebelumnya, debat umum PBB kerap menjadi ajang lempar retorika. Setelah Presiden Amerika Donald Trump dalam pidato pertamanya mengecam perjanjian nuklir Negara-negara besar dunia dengan Iran sebagai hal memalukan bagi Amerika, Presiden Iran membalas kecaman itu.

Presiden Hassan Rouhani mengatakan sangat disayangkan jika perjanjian itu dihancurkan oleh “pendatang baru dunia politik yang berprilaku buruk”. Ia menambahkan retorika yang dipenuhi kebencian, tidak masuk akal dan tuduhan-tuduhan tidak berdasar yang dilontarkan sehari sebelumnya itu bertentangan dengan tuntutan agar PBB mempersatukan pemerintah-pemerintah untuk mengatasi perang dan teror.

Tapi sidang tahunan PBB tidak hanya menjadi tempat berkeluh kesah dan memamerkan pencapain negara masing-masing, melainkan juga ajang bagi sejumlah tokoh negara untuk menerima penghargaan dan undangan untuk berbicara dan menyampaikan aspirasi mereka.

Menteri Luar Negeri Indonesia, Retno Marsudi di sela-sela sidang tahunan PBB ke 72 ini menerima penghargaan Agen Perubahan dari UN Woman. Dalam pidato penerimaan penghargaan Retno Marsudi menyinggung sumbangsihnya bagi krisis di Myanmar dan perempuan dalam diplomasi.

“Saya menggunakan, kekuatan perempuan untuk menempuh dialog dari pada ancaman,” kata Menlu Marsudi.

Ibu negara Amerika, Melania Trump hari Rabu 20 September 2017 berbicara mengenai bullying atau perisakan dan perjuangan bagi masa depan anak-anak dalam jamuan makan siang yang diadakan oleh PBB.