Advertisement - Scroll ke atas
  • Pemkot Makassar
  • Pemkot Makassar
  • Universitas Dipa Makassar
  • Universitas Dipa Makassar
  • Universitas Dipa Makassar
  • Universitas Dipa Makassar
  • Universitas Dipa Makassar
  • Universitas Dipa Makassar
  • Universitas Dipa Makassar
  • Universitas Dipa Makassar
Internasional

Partai Republik Berupaya Menghentikan Pengitungan Ulang Suara Pilpres AS

284
×

Partai Republik Berupaya Menghentikan Pengitungan Ulang Suara Pilpres AS

Sebarkan artikel ini
  • Pemprov Sulsel
  • PDAM Kota Makassar
  • Banner DPRD Makassar

MEDIASULSEL.com – Partai Republik tengah berusaha menghentikan penghitungan ulang surat-surat suara hasil pemilihan presiden di tiga negara bagian, dimana presiden terpilih Donald Trump menang tipis bulan lalu. Penghitungan kembali surat suara itu dimulai di negara bagian Michigan, Wisconsin, dan Pennsylvania, Amerika.

Penghitungan kembali tersebut, diajukan Partai Hijau yang mengatakan, hal itu perlu untuk menjamin integritas sistem pemilu di Amerika, hal bukan untuk mengubah hasil pemilihan presiden bulan lalu. Kalau semua surat suara itu dihitung kembali, hasilnya kemungkinan besar tidak akan mengubah hasil pemilihan secara keseluruhan.

Advertisement
Scroll untuk melanjutkan

Di negara bagian Michigan, Jaksa Agung Bill Schuette mengatakan, pada Jumat (2/12/2016). Pihaknya telah minta Mahkamah Agung negara bagian, untuk menghentikan penghitungan ulang itu. Schuette menjelaskan, Partai Hijau, yang mengajukan Jill Stein sebagai calon presiden, tidak bisa minta penghitungan kembali karena Stein bukanlah orang yang dirugikan dalam hal tersebut.

Lebih lanjut, Schuette mengatakan, kalaupun ada kesalahan penghitungan suara di Michigan, hasilnya tidak mengakibatkan Stein kalah dalam pemilihan di Michigan, karena Stein hanya mendapat satu persen suara di negara bagian itu.

Partai Republik dan para pendukung presiden terpilih juga mengajukan tuntutan hukum serupa di negara bagian Wisconsin hari Kamis malam (1/12/2016). Di negara bagian Pennsylvania, para pengacara Trump mengajukan tuntutan hukum yang serupa, dengan mengatakan, tidak ada bukti, ataupun tuduhan terjadinya pengutak-atikan sistem pemberian suara di negara bagian itu.

Jill Stein mengatakan, presiden terpilih Trump dan para pendukungnya berusaha menunda pelaksanaan penghitungan kembali itu supaya kelompoknya tidak bisa memenuhi tenggat waktu yang ditentukan negara bagian dan pemerintah federal untuk mengumumkan hasilnya. (sp/ii/voa)

error: Content is protected !!