Advertisement - Scroll ke atas
  • Bapenda Makassar
  • Pemkot Makassar
  • Pemkot Makassar
  • Universitas Dipa Makassar
  • Universitas Dipa Makassar
  • Universitas Dipa Makassar
  • Universitas Dipa Makassar
  • Universitas Dipa Makassar
  • Universitas Dipa Makassar
  • Universitas Dipa Makassar
  • Stunting
Sulsel

Pemprov Sulsel Dorong Desa Agrowisata Melalui Pengembangan Hortikultura

355
×

Pemprov Sulsel Dorong Desa Agrowisata Melalui Pengembangan Hortikultura

Sebarkan artikel ini
Pemprov Sulsel Dorong Desa Agrowisata Melalui Pengembangan Hortikultura
Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel), Andi Muhammad Arsjad saat menerima kunjungan Kepala Desa Tana Toro, Kecamatan Pitu Riase, Kabupaten Sidrap, Abdullah Paba, bersama para Kepala Dusun di Desa Tana Toro, di Ruang Rapat Sekda Sulsel, Senin, 8 Januari 2024.
  • Pilkada Sulsel (KPU Sulsel)
  • Pemprov Sulsel
  • PDAM Kota Makassar
  • Banner DPRD Makassar

MAKASSAR—Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel), Andi Muhammad Arsjad, mendorong desa menjadi kawasan agrowisata.

Hal itu disampaikan Andi Muhammad Arsjad saat menerima kunjungan Kepala Desa Tana Toro, Kecamatan Pitu Riase, Kabupaten Sidrap, Abdullah Paba, bersama para Kepala Dusun di Desa Tana Toro, di Ruang Rapat Sekda Sulsel, Senin, 8 Januari 2024.

Advertisement
Scroll untuk melanjutkan

“Ke depan, sesuai petunjuk Bapak Gubernur, kita akan mengembangkan Desa Agrowisata. Apalagi di Tana Toro ini, lokasinya di ketinggian, jadi sangat memungkinkan pengembangan hortikultura. Ke depan kita akan jadikan Desa Tana Toro sebagai pusat pengembangan durian musang king,” ungkap Arsjad.

Untuk mendukung rencana itu, Pemprov Sulsel akan mensupport dalam bentuk bantuan bibit. Mengingat lokasi desa itu berada di iklim yang cocok.

“Kita berharap, pendekatan ini bisa jadi program dalam mendorong peningkatan desa, dari desa tertinggal bisa meningkat menjadi desa berkembang, atau desa maju, dan menjadi desa mandiri melalui konsep agrowisata,” pungkasnya.

Pemprov Sulsel, lanjut Arsjad, selalu terbuka untuk seluruh pemerintah desa lainnya untuk berkunjung ke Pemprov Sulsel. “Kita di Sulsel bersyukur punya 2.000 lebih desa, semua desa punya potensi, keunikan, dan karakteristik. Kita berharap bukan hanya desa dari Sidrap yang berkunjung, tapi siapapun pemerintah desa silahkan berkunjung ke sini, membangun komunikasi dan sinergitas dengan pemerintah provinsi,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Desa Tana Toro, Abdullah Paba, mengaku berkunjung ke Pemprov Sulsel untuk berkoordinasi dengan Pj Sekda, untuk memohon petunjuk terkait pengembangan desa.

“Bagaimana desa kami yang notabene desa terpencil dan tertinggal, suatu saat bahkan ke depan bisa menjadi desa percontohan,” ujarnya.

Ia pun mengucapkan terima kasih atas dukungan Pemprov Sulsel kepada Pemkab Sidrap, khususnya di desanya. Salah satunya mensupport pengerjaan jalan pada ruas yang menghubungkan Desa Betao Riase – Desa Tana Toro, melalui anggaran bantuan keuangan Pemprov Sulsel.

“Salah satu bukti, alhamdulillah, ucapan terima kasih ke Pemprov Sulsel dengan adanya bantuan keuangan, membangun akses jalan Desa Betao Riase – Desa Tana Toro, yang selama ini dianggap kendala berat kalau ke Tana Toro. Sudah bagus,” bebernya. (*/4dv)

  • DPPKB Kota Makassar
error: Content is protected !!