Advertisement - Scroll ke atas
  • Pemkot Makassar
  • Pemkot Makassar
  • Universitas Dipa Makassar
  • Universitas Dipa Makassar
  • Universitas Dipa Makassar
  • Universitas Dipa Makassar
  • Universitas Dipa Makassar
  • Universitas Dipa Makassar
  • Universitas Dipa Makassar
  • Universitas Dipa Makassar
Kriminal

Penipu Modus ATM Ditangkap Polisi

718
×

Penipu Modus ATM Ditangkap Polisi

Sebarkan artikel ini
  • Pemprov Sulsel
  • PDAM Kota Makassar
  • Banner DPRD Makassar

MEDIASULSEL.com,- Aparat Polsek Ujung Pandang membekuk tiga pelaku penipuan modus tukar kartu ATM, ketiga pelaku ini mengaku mereka mempelajarinya saat masih berada di Jakarta.

Kapolsek Ujung Pandang, AKP Ananda Fauzi Harahap mengatakan, pengungkapan kasus tersebut bermula saat seorang korban melapor dan mengalami kerugian mencapai Rp53,4 juta lebih.

Advertisement
Scroll untuk melanjutkan

“Katanya korban ditipu di area Pantai Losari. Mendapat laporan itu kami Langsung lakukan penyelidikan dan menangkap pelaku tadi subuh,” kata Kapolsek Ujung Pandang, Rabu, (16/11/2016).

Ketiga pelaku tukar ATM, As (47), FP (32), dan Ah (46) Mereka ditangkap di Perumahan Anging Mamiri Blok F1/12 A Makassar dengan barang bukti yang disita berupa 94 kartu ATM dari berbagai bank dan uang tunai Rp7 juta.

Untuk melancarkan aksi, para pelaku membuat skenario, ketiganya adalah pengusaha sukses asal Brunei Darusalam. Mereka melancarkan modusnya dengan menggunakan pakaian rapi dan membawa mobil mewah. Mereka menyiapkan kartu ATM. Untuk meyakinkan calon korban, mereka lalu sama-sama ke ATM untuk mengecek saldo dari atm. Para pelaku menggunakan berbagai cara agar korban mengeluarkan juga ATM-nya yang serupa dan membeberkan kode sandi atm korban.

“Saat sudah tau sandinya, kartu ATM korban lalu diambil dan ditukar dengan kartu ATM kosong. Korban yang terpedaya akhirnya mau menukar kartu ATM-nya,” jelas Ananda

Oleh penyidik, ketiga tersangka dijerat pasal 378 dan 372 KUHP tentang penipuan dan penggelapan. Mereka terancam menjalani hukuman penjara dalam waktu di atas lima tahun.

Sementara itu salah satu pelaku As (47) mengaku ia mempelajari mudos tikar ATM. Dipelajari sewaktu masih di jakarta, dan ia masih berperan sebagai sopir.
“Saya jadi sopir saat di Jakarta dan belajar dari teman di sana, dengan modus yang sama,” kata pelaku.

Lihat Juga:  Polda Sulsel dan Pelindo IV, Siapa yang Berbohong?

Target korban modus tukar ATM ini adalah para pejabat dan orang-orang kaya. Pelaku mengaku baru satu kali melakukan modus ini di makassar.

Kapolsek Ujung Pandang, AKP Ananda Fauzi Harahap menambahkan pelaku diduga punya jaringan terstruktur di Jakarta. Saat diinterogasi para pelaku mengaku membeli kartu ATM tersebut dengan harga Rp200 ribu. (Aks)

error: Content is protected !!