Advertisement - Scroll ke atas
  • Bapenda Makassar
  • Pemkot Makassar
  • Pemkot Makassar
  • Universitas Dipa Makassar
  • Universitas Dipa Makassar
  • Universitas Dipa Makassar
  • Universitas Dipa Makassar
  • Universitas Dipa Makassar
  • Universitas Dipa Makassar
  • Universitas Dipa Makassar
  • Universitas Dipa Makassar
Sulsel

Penyaluran Bantuan Pangan di Daerah Remote Area Diharapkan Segera Selesai

770
×

Penyaluran Bantuan Pangan di Daerah Remote Area Diharapkan Segera Selesai

Sebarkan artikel ini
Penyaluran Bantuan Pangan di Daerah Remote Area Diharapkan Segera Selesai
Pemerintah saat ini mulai melakukan penyaluran bantuan pangan tahap ke II, di Kabupaten dan Kota, dimana dalam evaluasi yang dilakukan Bersama antara Pemerintah Provinsi, Kabupaten dan Kota serta Bulog Sulsel, Bersama Perum Bulog Wilayah Sulselbar, yang menjadi perhatian adalah ketersediaan bantuan pangan, dan penyaluran di remote area.
  • Pemprov Sulsel
  • PDAM Kota Makassar
  • Banner DPRD Makassar

MAKASSAR—Pemerintah saat ini mulai melakukan penyaluran bantuan pangan tahap ke II, di Kabupaten dan Kota, dimana dalam evaluasi yang dilakukan Bersama antara Pemerintah Provinsi, Kabupaten dan Kota serta Bulog Sulsel, Bersama Perum Bulog Wilayah Sulselbar, yang menjadi perhatian adalah ketersediaan bantuan pangan, dan penyaluran di remote area.

Sampai saat ini, serapan bantuan pangan di Provinsi Sulsel mencapai 70 persen, dimana untuk daerah-daerah yang belum merampungkan harus segera dilakukan, dan khusus daerah area remote area dilakukan langsung dua bulan jika bulan september belum dilakukan.

Advertisement
Scroll untuk melanjutkan

Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Sulsel, Andi Muhammad Arsjad menjelaskan, pertemuan ini adalah bentuk koordinasi terkait Penguatan Cadangan Pangan Pemerintah Daerah Koordinasi Penyaluran Cadangan Pangan Pemerintah Tahap II.

Menurutnya. Program ini adalah Program Pemerintah yang telah dicanangkan oleh Presiden untuk pemberian bantuan pangan tahap II berupa beras 10 kg selama 3 (tiga) bulan kepada Kelompok Penerima Manfaat (KPM),dan bantuan diberikan secara bertahap mulai dari September sampai November 2023.

“Tujuan ini, mengurangi beban pengeluaran Penerima Bantuan Pangan sebagai upaya untuk menangani kerawanan Pangan, kemiskinan, stunting dan gizi buruk, keadaan darurat, melindungi produsen dan konsumen serta mengendalikan dampak inflasi.” Kata Arsjad, Jumat (29/9).

Ia menyatakan untuk penyelanggaran penyaluran cadangan pangan pemerintah untuk pemberian bantuan pangan ini, dilaksanakan oleh Badan Pangan Nasional melalui penugasan kepada Perum Bulog.

“Kami berharap bantuan ini dapat dinikmati oleh masyarakat penerima bantuan khusunya di Sulawesi Selatan. Dan berdasarkan data ketersediaan stok pangan sampai dengan akhir bulan desember masih aman,” sebutnya

Sementara itu Direktur Distribusi dan Cadangan Pangan Deputi Ketersediaan dan Stabilisasi Pangan , pada Badan Pangan Nasional, Rachmi Widiriani, mengatakan dalam rapat evaluasi yang dilakukan, ada beberapa menjadi perhatian, yang pertama penyaluran bantuan pangan ini, merupakan penugasan dari Presiden Jokowi terhadap Keluarga Penerima Manfaat.

Kemudian, Rachmi menjelaskan dalam penmyaluran bantuan pangan ini mengutamakan produksi dalam negeri, tapi kemudin beberapa bulamn terakhir kondisinya memang ketersediaan berkurang, dan mau tidak mau harus mendatangkan tambahan dari luar.

“Ini adalah cadangan beras pemerintah yang diserahkan kepada KPM yang memang berhak menerima. Dan untuk beberapa daerah remote area pemerintah setempat sudah menjanjikan menyelesaikan sebelum masuk Oktober,”terang Rachmi.

Jadi untuk daerah remote area, menurut Rachmi akan diberikan dua salur bantuan, dimana satu kali pemberian itu 10 Kg, dan mereka nantinya akan menerima 20 Kg langsung.

Dirinya mengingatkan tidak boleh ada penundaan, kalau mislanya karena terkendala alasan teknis, misalnya ombak, kemudian masalah transportasi akan dimengerti. Namun kalau misalnya karena kepentingan kepala daerahnya, itu tidak bisa dilakukan.

“Makanya kami berharap, Pemerintah kabupaten dan kota memperhatikan masalah ini karena Bantuan Pangan ini untuk diberikan ke masyarakat, selain untuk stabilisasi pangan juga mengantisipasi inflasi, terhadap komditi ini,” tutupnya. (*/4dv)

Penyaluran Bantuan Pangan di Daerah Remote Area Diharapkan Segera Selesai
Pemerintah saat ini mulai melakukan penyaluran bantuan pangan tahap ke II, di Kabupaten dan Kota, dimana dalam evaluasi yang dilakukan Bersama antara Pemerintah Provinsi, Kabupaten dan Kota serta Bulog Sulsel, Bersama Perum Bulog Wilayah Sulselbar, yang menjadi perhatian adalah ketersediaan bantuan pangan, dan penyaluran di remote area.
error: Content is protected !!