Musyawarah pemilihan pengurus yang dihelat di Warkop Galaxy, Jl. Cendrawasih, Makassar Senin (27/7/2020) malam.

MAKASSAR – Salah satu kelompok Sepak Bola tertua di Makassar Persis, akhirnya bangkit kembali dengan membentuk wadah bagi alumninya bersilaturahmi dengan nama Persis Allstars, yang beranggotakan pemain-pemain lama yang pernah berkecimpung menjadi pemain Persis, ataupun siswa SSB Persis.

Keseriusan mereka untuk kembali menyetu dan menghidupkan keberadaan klub sepak bola yang melahirkan maestro sepakbola tanah air, almarhum Ramang ini ditunjukan dengan terbentuknya kepengurusan pertamanya melalui musyawarah pemilihan pengurus yang dihelat di warkop Galaxy, Jl. Cendrawasih, Senin (27/7/2020) malam.

Dalam musyawarah tersebut akhirnya memutuskan Coach Zubair sebagai ketua didampingi Sumanto sebagai sekretaris.

Sementara Humas dipercayakan kepada Yusri, AMd, sedangkan dewan Pembina dipercayakan kepada Pelatih SSB Persis, H. Hamid Ahmad dan H. Abdi Tunggal.

Menurut salah satu alumni Persis, yang juga merupakan Ketua umum Puma Allstars FC dan Manager Persada FC, Akmal Asnawi, pembentukan Persis Allstars yangf kemudian disingkat PAS itu, bermula dari obrolan santai 2 anggota di lapangan karebosi, sambil mengenang masa masa mereka berdua waktu kecil ketika bermain sepak bola di SSB Persis.

“Dari situlah mereka berdua punya ide dan inisiatif bagaimana jika membentuk wadah atau komunitas yang bernama Persis All Stars Makassar untuk mengumpulkan kembali pemain-pemain,” terang Akmal kepada Media Sulsel melalui saluran WhatsApp, Selasa (28/7/2020) malam.

Ketua Umum terpilih Zubair Madjid menyampaikan, bahwa dirinya tidak menyangka rekan-rekannya akan memilih dirinya untuk menahkodai PAS, karena selama ini dirinya hanya inisiatif mengatur pemain apabila melakukan pertandingan ujicoba berdasarkan pengalaman yang dimilikinya.

“Saya berterima kasih kepada seluruh pemain dan pembina atas kepercayaan yang diberikan ini, Insya Allah Ini adalah amanah. Mariki sama sama lebih mempersolid dan menjaga kekeluargaan kita.”

“Semoga dengan bantuan pengurus lain, PAS akan dapat diperhitungkan club’ Allstars lainnya,” ujar Zubair Madjid, yang di kalangan sepakbola Makassar dikenal dengan sebutan Coach ZM.

Adapun agenda berikutnya menurut Zubair adalah akan melakukan Rapat Organisasi pada Agustus 2020 untuk menyampaikan kelengkapan susunan kepengurusan dan membahas AD/ART, serta inventarisir secara rinci pemain PAS, meski hingga saat ini telah terdata melalui grup WA sebanyak 90 orang lebih.

Sementara itu, sekretaris terpilih, Sumanto berharap, ke depan PAS FC bisa lebih baik dan nama almamater Bina Bola Persis bisa kembali berkibar dan berjaya serta bisa menjadi salah satu all star yang memiliki susunan dan struktur yang teratur serta semua membangun dengan kekeluargaan.

Untuk ketahui, sebagaimana dijelaskan Humas PAS Yusril, bahwa Pemain Persis saat ini banyak melahirkan pemain yang pernah sampai ke tingkat profesional antara lain pilar pertahanan PSM Makassar Jupri Samad, Basri Baddu Salam (PSM, Persija Jakarta, Sidoarjo dan Lamongan), Stefenson Yacob (PSM, PKT Bontang), Paharuddin biasa disapa Pahrul (PSM, Persiba Balikpapan) dan masih banyak yang lainnya. (m4l/464Ys)