PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya.🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692.Kementan Siapkan 2 Juta Hektare untuk Bioetanol, Target 8 Juta Lapangan KerjaDisperkim Makassar Dorong Warga Wujudkan Rumah Sehat hingga Tingkat RTKPK Kembali OTT Kepala Daerah, Bupati Bolmut DiamankanBansos Masuk Era Digital, Gus Ipul Kerahkan Tetangga Jadi Mata Data PemerintahKecamatan Manggala Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran di BatuaAppi Minta Dunia Pendidikan Makassar Tak Gagap Hadapi Era AI, Karakter Tetap Jadi PeganganPEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya.🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692.Kementan Siapkan 2 Juta Hektare untuk Bioetanol, Target 8 Juta Lapangan KerjaDisperkim Makassar Dorong Warga Wujudkan Rumah Sehat hingga Tingkat RTKPK Kembali OTT Kepala Daerah, Bupati Bolmut DiamankanBansos Masuk Era Digital, Gus Ipul Kerahkan Tetangga Jadi Mata Data PemerintahKecamatan Manggala Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran di BatuaAppi Minta Dunia Pendidikan Makassar Tak Gagap Hadapi Era AI, Karakter Tetap Jadi Pegangan
HukumInternasional

Polisi Belum Mengetahui Motif Pemboman di New York

741
×

Polisi Belum Mengetahui Motif Pemboman di New York

Sebarkan artikel ini

MEDIASULSEL.com – Kepolisian New York meminta bantuan masyarakat untuk memberikan informasi setelah sebuah ledakan di kawasan Chelsea, Manhattan yang melukai 29 orang, Sabtu malam 17 September 2016.

Pihak berwenang di New York menyebut ledakan itu merupakan “aksi yang disengaja.” Gubernur New York Andrew Cuomo menyebut insiden itu “aksi terorisme” dalam sebuah konferensi pers Minggu (18/9/2016) pagi, tapi menegaskan bahwa tidak ada bukti itu merupakan “terorisme internasional.”

Dalam jumpa pers di New York, walikota New York Bill DeBlasio menyebut ledakan itu sebagai “pemboman,” tetapi menolak menyatakan ledakan itu sebagai terorisme.

“Kita belum mengetahui motivasinya, atau alasannya,” katanya, serta menambahkan bahwa “insiden itu disengaja. Jelas itu merupakan aksi kekerasan dan kriminal,” kata Walikota New York Bill DeBlasio, Minggu (18/9/2016)

Sekitar 1.000 aparat kepolisian dan Garda Nasional tambahan, akan berpatroli di layanan transportasi umum di seluruh kota itu “untuk berjaga-jaga,” kata Cuomo. Dia menambahkan bahwa ke-29 korban yang mengalami luka-luka telah keluar dari rumah sakit.

Ledakan itu mengguncang di kawasan yang ramai dengan bar, restoran dan tempat tinggal dan terjadi pada waktu yang sibuk di kota terpadat di AS ketika para pemimpin dunia tiba di New York untuk menghadiri Sidang Majelis Umum PBB pekan ini. (vm/al/voa)

Polling Mediasulsel

Menurut Anda, masalah yang paling perlu diprioritaskan pemerintah saat ini adalah...

Konten dilindungi © Mediasulsel.com