PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya.🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692.Kementan Siapkan 2 Juta Hektare untuk Bioetanol, Target 8 Juta Lapangan KerjaDisperkim Makassar Dorong Warga Wujudkan Rumah Sehat hingga Tingkat RTKPK Kembali OTT Kepala Daerah, Bupati Bolmut DiamankanBansos Masuk Era Digital, Gus Ipul Kerahkan Tetangga Jadi Mata Data PemerintahKecamatan Manggala Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran di BatuaAppi Minta Dunia Pendidikan Makassar Tak Gagap Hadapi Era AI, Karakter Tetap Jadi PeganganPEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya.🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692.Kementan Siapkan 2 Juta Hektare untuk Bioetanol, Target 8 Juta Lapangan KerjaDisperkim Makassar Dorong Warga Wujudkan Rumah Sehat hingga Tingkat RTKPK Kembali OTT Kepala Daerah, Bupati Bolmut DiamankanBansos Masuk Era Digital, Gus Ipul Kerahkan Tetangga Jadi Mata Data PemerintahKecamatan Manggala Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran di BatuaAppi Minta Dunia Pendidikan Makassar Tak Gagap Hadapi Era AI, Karakter Tetap Jadi Pegangan
Internasional

Polisi-Demonstran Bentrok di Kashmir India, 2 Tewas

1210
×

Polisi-Demonstran Bentrok di Kashmir India, 2 Tewas

Sebarkan artikel ini

MEDIASULSEL.com – Sedikitnya 2 orang tewas dan 25 lainnya cedera, ketika pasukan pemerintah menembakkan gas air mata dan bentrok dengan demonstran, mereka menuntut kebebasan dari kekuasaan India di Kashmir, India, Sabtu (10/9/2016).

Polisi setempat menjelaskan, seorang pemuda tewas ketika polisi dan tentara perbatasan berusaha menghentikan demonstran yang hendak berpawai ke sebuah desa di daerah Shopian.

Dalam peristiwa lainnya, seorang pria berusia 25 tahun tewas akibat tertembak di daerah Anantnag setelah bentrokan antara polisi dan pemrotes.

Jam malam (9/9) yang berkepanjangan, pemadaman komunikasi dan penindakan yang diperketat telah gagal menghentikan sebagian dari protes yang sangat besar di Kashmir menentang kekuasaan India dalam beberapa tahun ini, yang disulut oleh tewasnya seorang komandan pemberontak tanggal 8 Juli.

Saat itu, puluhan ribu orang telah membangkang terhadap pembatasan keamanan, melancarkan protes dan bentrok dengan pasukan pemerintah setiap hari menuntut pengakhiran kekuasaan India.

Wilayah Kashmir dibagi antara India-Pakistan dan seluruhnya diklaim oleh kedua negara. Beberapa besar penduduk Kashmir menghendaki pengakhiran kekuasaan India dan kemerdekaan atau bergabung dengan Pakistan. (gp/voa)

Polling Mediasulsel

Menurut Anda, masalah yang paling perlu diprioritaskan pemerintah saat ini adalah...

Konten dilindungi © Mediasulsel.com