Advertisement - Scroll ke atas
  • Pemkot Makassar
  • Pemkot Makassar
  • Universitas Dipa Makassar
  • Universitas Dipa Makassar
  • Universitas Dipa Makassar
  • Universitas Dipa Makassar
  • Universitas Dipa Makassar
  • Universitas Dipa Makassar
  • Universitas Dipa Makassar
  • Universitas Dipa Makassar
HukumNasional

Presiden Joko Widodo Lantik Budi Gunawan jadi Kepala BIN

651
×

Presiden Joko Widodo Lantik Budi Gunawan jadi Kepala BIN

Sebarkan artikel ini
  • Pemprov Sulsel
  • PDAM Kota Makassar
  • Banner DPRD Makassar

MEDIASULSEL.com – Presiden Joko Widodo melantik Jenderal Budi Gunawan sebagai Kepala Badan Intelijen Negara di Istana Negara, Jakarta, Jumat (9/9/2016).

Pekan lalu, Budi Gunawan menjadi satu-satunya yang dicalonkan Presiden yang diserahkan kepada DPRD, menggantikan Letnan Jenderal TNI (Purnawirawan) Sutiyoso.

Advertisement
Scroll untuk melanjutkan

Sebelum acara pelantikan, Sutiyoso mengatakan, dirinya menerima keputusan Presiden dan meyakini bahwa ini adalah keputusan terbaik yang dikeluarkan oleh Presiden selaku Panglima Tertinggi TNI.

“Saya itu prajurit, itu yang pertama. Ini kan perintah dari Panglima Tertinggi TNI, yaitu Presiden. Jadi, saya itu nyaris nda ada masalah, karena bagi saya jabatan itu kan amanah yang sifatnya temporer. Artinya bisa dicabut kapan saja oleh si pemberi amanah.

Tentu keputusan Presiden ini sudah dipertimbangkan matang-matang, dan pasti juga sudah dikonsultasikan kiri kanan. Sehingga itu dianggap keputusan terbaik. Saya mendukungnya, saya menerima,” kata Sutiyoso.

Sutiyoso berpendapat, Budi Gunawan dapat membawa BIN lebih profesional dan disegani oleh negara lain.

“BG (Budi Gunawan) ini kan kita tahu salah satu polisi terbaik yang kita miliki. Jadi dengan kapasitas seperti itu saya yakin dia bisa membawa BIN ini ke depan tentunya lebih profesional dan disegani oleh negara lain. Itu harapan saya,” lanjutnya.

Sutiyoso sudah menyampaikan beberapa hal terkait kerja BIN dalam waktu dekat diantaranya soal penguatan personil BIN dan persIapan pengamanan Pemilihan Kepala Daerah 2017.

“Tetapi saya minta masyarakat jangan terlalu berlebihan. Misalnya meminta BIN harus semua tahu. Itu nggak mungkin lah. Di Amerika saja nggak seperti itu. Apalagi kita ini 250 juta lebih penduduk,” kata Sutiyoso

Lihat Juga:  OJK Kembali Raih 2 Penghargaan dari KPK RI

Masyarakat tidak tau persis, lanjut Sutiyoso, kondisi BIN seperti apa. Personelnya 50 persen saja tidak ada. Itu sudah saya beri informasi kepada saudara BG.

“Agar ke depan terus dilengkapi personil itu untuk menghadapi pilkada 2017 ini harus mendekati 50 persen,” tambah Sutiyoso

DPR telah menyetujui Budi Gunawan sebagai Kepala BIN setelah menjalani uji kelayakan dan kepatutan di Komisi I DPR. Ketua Komisi I DPR, Abdul Haris Almasyhari menyatakan, Budi Gunawan layak menjabat sebagai Kepala BIN.

Sementara itu, Budi memastikan, lembaga BIN hanya akan memberikan informasi data intelijen kepada Presiden sebagai salah satu dasar pengambilan kebijakan Presiden.

“Sebagai mata dan telinga Presiden dan Pemerintah. Kemudian yang kedua sesuai dengan undang-undangnya. BIN mempunyai single client yaitu Presiden. Tentu semua informasi yang dikumpulkan dan diolah harus secara cepat tepat dan akurat bisa di sampaikan kepada bapak Presiden sebagai dasar pengambilan keputusan,” lanjutnya.

Sebelum dilantik sebagai Kepala BIN, Budi Gunawan menjabat sebagai Wakil Kepala Kepolisian Republik Indonesia. Jabatan lainnya yang pernah didudukinya, antara lain Kepala Lembaga Pendidikan dan Pelatihan Polri, Kapolda Bali, Kepala Divisi Profesi dan Pengamanan Mabes Polri, Kapolda Jambi, serta pernah menjadi ajudan mantan Presiden Megawati Soekarnoputri. (ii/voa)

error: Content is protected !!