Advertisement - Scroll ke atas
  • Bapenda Makassar
  • Pemkot Makassar
  • Pemkot Makassar
  • Universitas Dipa Makassar
  • Universitas Dipa Makassar
  • Universitas Dipa Makassar
  • Universitas Dipa Makassar
  • Universitas Dipa Makassar
  • Universitas Dipa Makassar
  • Universitas Dipa Makassar
  • Universitas Dipa Makassar
Sulsel

PT SCI gandeng GPPI Garap Industri Kelapa Sawit Sulawesi

306
×

PT SCI gandeng GPPI Garap Industri Kelapa Sawit Sulawesi

Sebarkan artikel ini
Direktur Utama PT SCI Machmud Achmad
Direktur Utama PT SCI Machmud Achmad
  • Pemprov Sulsel
  • PDAM Kota Makassar
  • Banner DPRD Makassar

MAKASSAR—PT Sulsel Citra Indonesia (SCI) dibawah kepemimpinan Direktur Utama SCI Machmud Achmad terus menggali potensi sumber daya alam yang ada guna meningkatkan pendapatan asli daerah sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Salah satu yang dilakukan PT SCI adalah dengan menggandeng Gabungan Perusahaan Perkebunan Indonesia (GPPI) untuk menggarap Industri Kelapa Sawit Sulawesi.

Advertisement
Scroll untuk melanjutkan

PT. SCI dan GPPI telah menandatangani Memorandum of Understanding (Mou) saat pertemuan The 8’th International Coference & Exhibition ON PALM OIL pada tanggal 21-22 Mei di JCC Jakarta lalu.

Kelapa Sawit
Kelapa Sawit

Direktur Utama PT SCI Machmud Achmad mengatakan kerjasama dengan GPPI sangat menjanjikan, apalagi diisi perusahaan besar dan ternama di Bidang Perkebunan, khususnya Kelapa Sawit.

Upaya ini juga sejalan dengan program Sulawesi Palm Oil Belt yang diinisiasi kembali oleh PT SCI, untuk menjalankan ekspansi industri budidaya Kelapa Sawit di Pulau Sulawesi.

“Nah kemarin saya sudah tandatangani bersama GPPI. Tergabung di dalamnya Sinarmas, Asian Agri, Bakrie Plantations, indofood, Tanoto, semua orang kaya di Indonesia ada di GPPI,” ucap Machmud Achmad di Kantor PT SCI Makassar.

Program Sulawesi Palm Oil Belt ini akan menggarap potensi 1 Juta Hektare (ha) lahan untuk pengembangan budidaya Kelapa Sawit di 6 Provinsi, yakni Sulsel, Sulbar, Sultra, Sulteng, Gorontalo dan Sulut.

“Program pengembangan perkebunan kelapa sawit dari Sulawesi Selatan sampai Sulawesi Utara ini Celebes Palm Oil Belt.

Jadi kita nanam sawit. Program Perseroda Sulsel yang jadi inisiator dan penggerak awal. Mulai dari SCI Sulsel. Nanti kita akan kerjasama dengan Perseroda Sultra, Sulteng, Sulbar, Gorontalo, Sulut, tapi kita inisiator,” jelasnya.

Lebih jauh, Dirut PT SCI ini mengatakan Sulawesi Palm Oil Belt juga akan diusulkan menjadi program 100 hari di awal pemerintahan Prabowo-Gibran.

Apalagi program ini bagian dari Indonesia National Action Plan on Sustainable Palm Oil (NAP SPO), yang difasilitasi oleh UNDP dan ditandatangani Presiden RI Joko Widodo sejak November 2019.

Namun dalam pelaksanaannya kurang mendapat perhatian. Olehnya itu PT SCI hadir sebagai inisiator kembali menggalakkan potensi ekonomi tersebut.

“Ada 1 juta hektare lahan potensi Sulawesi, ini bisa kita jadikan Program 100 harinya presiden Prabowo nanti. Kita lagi upayakan menghadap,” jelasnya. (*/4dv)

Direktur Utama PT SCI Machmud Achmad
Direktur Utama PT SCI Machmud Achmad
error: Content is protected !!