Ratusan Pegiat Tuberkulosis se-Sulsel Ikuti Jambore Kader TB di Kawasan Wisata Bantimurung

Ratusan Pegiat Tuberkulosis se-Sulsel Ikuti Jambore Kader TB di Kawasan Wisata Bantimurung
Jambore Kader TB dihadiri Bupati Maros diwakili Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Maros dr. H. Muhammad Yunus, S.Ked, M.Kes, Anggota DPRD Sulsel Ir. Andi Muhammad Irfan AB, Kadis Sosial Maros Nuryadi, S.Sos, SAP serta Direktur Yamali Tb bertempat di Kawasan Taman Wisata Alam Bantimurung, Maros, Jumat 25 November 2022. (Mediasulsel.com/Anshar Tomaru)

MAROS—Ratusan pegiat Tuberkulosis se-Sulsel menghadiri Jambore Kader Tuberkulosis (TB) yang digelar Yayasan Masyarakat Peduli Tuberkulosis (Yamali Tb) Sulsel di kawasan wisata Alam Bantimurung, Maros, Jumat-Sabtu, 25-26 November 2022.

Jambore TB tersebut dibuka Bupati Maros diwakili Kadis Kesehatan Maros dr. H. Muhammad Yunus, S.Ked, M.Kes, dihadiri Anggota DPRD Sulsel Ir. Andi Muhammad Irfan AB dan Kadis Sosial Maros Nuryadi, S.Sos, SAP serta Direktur Yamali Tb.

Ketua Yamali Tb Sulsel, Kasri Riswandi mengatakan, Jambore Kader TB kali ini merupakan Jambore Kader keenam setelah lima tahun tidak dilaksanakan, terakhir kali dilaksanakan Jambore kader pada tahun 2017.

“Jadi kami berkumpul disini guna menjalin keakraban sekaligus melakukan pembinaan di kalangan Kader TB agar terus memasifkan kembali semangat para kader dalam upaya penemuan kasus baru Tuberkulosis,” jelasnya.

Ratusan Pegiat Tuberkulosis se-Sulsel Ikuti Jambore Kader TB di Kawasan Wisata Bantimurung
Bupati Maros diwakili Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Maros dr. H. Muhammad Yunus, S.Ked, M.Kes membuka secara resmi Jambore Kader TB yang berlangsung selama dua hari mulai tanggal 25-26 November 2022 di Kawasan Taman Wisata Alam Bantimurung, Maros. (Mediasulsel.com/Anshar Tomaru)

Diharapkan, Jambore Kader ini dapat mempererat kerjasama para Kader di Sulsel untuk tetap semangat dalam menanggulangi terjadinya peningkatan pasien Tuberkulosis di Sulsel dan dapat membangkitkan semangat kader dalam upaya penurunan Kasus baru Tb sehingga dapat mencapai target eliminasi TBC pada tahun 2030.

Sementara itu, Anggota DPRD Sulsel Irfan AB mengatakan, keberadaan kader TB tentunya sangat bermanfaat, sekaligus akan menjadi entri point bagi kader TB untuk melakukan upaya-upaya pendeteksian penderita Tuberkulosis sejak dini.

Berita Lainnya

“Melalui para kader TB, kita bisa mengetahui latarbelakang penderita TBC juga banyak dari kalangan kurang mampu dengan berbagai keterbatasan, seperti pengetahuan dan kesehatan serta ketersediaan fasilitas kesehatan yang ada, sehingga bisa menjadi perhatian pemerintah setempat,” kata Irfan AB.

Lihat Juga:  Wali Kota Makassar Diminta Evaluasi Izin Amdal Toko Cahaya Oleh-oleh

Dengan Jambore ini, lanjut Irfan, Ia baru sadar dan tahu bahwa ada satu segmen yang namanya Kader pengulangan TBC yang hadir di Sulsel yang selama ini tidak mendapat insentif dalam melaksanakan tugas-tugasnya.

“Bahkan, saya tanya pak Kadinsos Maros, mereka ke sini biaya dari mana? ternyata biaya masing-masing para kader. Karena itu, saya salut beri hormat kepada ibu-ibu sekalian atas semangat dan dedikasinya,” ucap Irfan disambut tepuk tangan para kader.

Ratusan Pegiat Tuberkulosis se-Sulsel Ikuti Jambore Kader TB di Kawasan Wisata Bantimurung
Jambore Kader TB dihadiri Bupati Maros diwakili Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Maros dr. H. Muhammad Yunus, S.Ked, M.Kes, Anggota DPRD Sulsel Ir. Andi Muhammad Irfan AB, Kadis Sosial Maros Nuryadi, S.Sos, SAP serta Direktur Yamali Tb bertempat di Kawasan Taman Wisata Alam Bantimurung, Maros, Jumat 25 November 2022. (Mediasulsel.com/Anshar Tomaru)

Kepala Dinas Sosial Maros, Nuryadi mengucapkan terima kasih, sebab para kader TB ini adalah pahlawan pembela kesejahteraan sosial.

“Mungkin kita tak sejahtera teman-teman di sektor lain, tapi pasti ada nilai-nilai rohani dan spiritual yang kita dapat belum tentu orang lain dapat. Saya mau menitipkan sebuah kalimat Mulia dalam Alquran, siapa yang menolong dalam kebaikan, menolong agama, orang banyak pasti Allah SWT tolong juga dia,” pungkasnya.

Kegiatan yang berlangsung selama dua hari ini, Dinas Sosial Maros memberikan fasilitas dapur umum untuk memenuhi konsumsi selama kegiatan berlangsung dan Dinas Perhubungan Sulsel memberikan dukungan akses mobilitas dengan memberikan empat Bus sebagai alat transportasi menuju lokasi Jambore.

Diketahui, Jambore Kader TB tahun ini diikuti sembilan Kabupaten kota di Sulawesi Selatan, yaitu Kabupten Maros, Wajo, Bone, Gowa, Pinrang, Jeneponto, Sidrap, Bulukumba dan Kota Makassar. (*)

Ratusan Pegiat Tuberkulosis se-Sulsel Ikuti Jambore Kader TB di Kawasan Wisata Bantimurung
Jambore Kader TB dihadiri Bupati Maros diwakili Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Maros dr. H. Muhammad Yunus, S.Ked, M.Kes, Anggota DPRD Sulsel Ir. Andi Muhammad Irfan AB, Kadis Sosial Maros Nuryadi, S.Sos, SAP serta Direktur Yamali Tb bertempat di Kawasan Taman Wisata Alam Bantimurung, Maros, Jumat 25 November 2022. (Mediasulsel.com/Anshar Tomaru)

Berita terkait