Satgas Pamtas Yonarhanud 16/SBC kembali terima Senjata Rakitan dari masyarakat di Perbatasan
Personel Satgas Pengamanan Perbatasan (Pamtas) RI-Malaysia Batalyon Arhanud (Yonarhanud) 16/SBC kembali menerima satu pucuk senjata api rakitan jenis penabur dari salah seorang warga yang bernama "J" (56), ialah warga desa Panas, kecamatan Lumbis Pansiangan, kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara. Senin(12/7/2021).

NUNUKAN—Personel Satgas Pengamanan Perbatasan (Pamtas) RI-Malaysia Batalyon Arhanud (Yonarhanud) 16/SBC kembali menerima satu pucuk senjata api rakitan jenis penabur dari salah seorang warga yang bernama “J” (56), ialah warga desa Panas, kecamatan Lumbis Pansiangan, kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara. Senin(12/7/2021).

Hal tersebut disampaikan Dansatgas Pamtas RI-Malaysia Yonarhanud 16 Kostrad. Letkol Arh. Drian Priyambodo, SE, dalam keterangan tertulisnya di Makotis Satgas, Jalan Fatahilah, Kecamatan Nunukan, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara.

Menurut Letkol Drian, kegiatan teritorial selalu digencarkan dan dilakukan Anggota Satgas Yonarhanud 16/SBC di setiap Pos-pos, serta dibarengi dengan kegiatan penunjang lainya seperti, penjelasan atau penyuluhan hukum tentang peraturan pelarangan kepemilikan senjata api.

“Berdasarkan laporan Danpos Simantipal, Sertu Bob Jakson, senjata rakitan yang biasa dipakai saudara J untuk berburu tersebut, diserahkan secara sukarela dengan kesadaran sendiri dan tanpa paksaan kepada anggota Pos Simantipal oleh saudara J sendiri,” imbuh Dansatgas

Penyerahan senjata api jenis Penabur tersebut bermula ketika anggota Pos melaksanakan kegiatan karya bhakti di desa Panas, sekaligus memberikan penyuluhan hukum tentang kepemilikan senjata api kepada masyarakat yang dilakukan dengan cara pendekatan persuasif dengan mengadakan komunikasi sosial dengan warga oleh Danpos Simantipal bersama anggota pos.

“Selanjutnya, pada saat jam istirahat, salah satu warga bernama “J” (56), ia mengungkapkan bahwa dirinya akan menyerahkan senjata api rakitan miliknya kepada anggota Satgas.” tambah Dansatgas.

Untuk saat ini, satu pucuk senjata rakitan laras panjang jenis penabur tersebut telah diamankan di Pos Simantipal Satgas Pamtas Yonarhanud 16/SBC.

“Kami akan terus berusaha memelihara dan menjaga kepercayaan yang telah diberikan masyarakat, kami juga akan selalu memberikan penjelasan kepada masyarakat tentang peraturan perundang-undangan tentang kepemilikan senjata api dan mengedukasi tentang bahaya memiliki senjata api karena bisa merugikan diri dan orang lain. Kami merasa terhormat atas kepercayaan masyarakat kepada kami, semoga hubungan baik antara kita dapat terjaga dan semakin kuat,” pungkasnya.(*/M3t)