PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya.🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692.Tambak Warga Ditimbun untuk Akses Pelabuhan Tonra, Ganti Rugi DipertanyakanMakassar Perkuat Kemitraan dengan Enrekang untuk Jaga Pasokan Pangan dan Stabilkan HargaBangunan Diduga Langgar GSB, Distaru Tegaskan Ada PelanggaranDari Keripik Tempe hingga Sapu Rayung, 7 UMK Indonesia Serbu Pasar ChinaYusril Irhaz Doakan Bro Rivai di Usia 59, Sukses Pimpin PTPN IKPK Bongkar Jejak Rp106,3 Miliar, Aliran Dana Diduga Mengarah ke Lingkaran NusronPEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya.🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692.Tambak Warga Ditimbun untuk Akses Pelabuhan Tonra, Ganti Rugi DipertanyakanMakassar Perkuat Kemitraan dengan Enrekang untuk Jaga Pasokan Pangan dan Stabilkan HargaBangunan Diduga Langgar GSB, Distaru Tegaskan Ada PelanggaranDari Keripik Tempe hingga Sapu Rayung, 7 UMK Indonesia Serbu Pasar ChinaYusril Irhaz Doakan Bro Rivai di Usia 59, Sukses Pimpin PTPN IKPK Bongkar Jejak Rp106,3 Miliar, Aliran Dana Diduga Mengarah ke Lingkaran Nusron
PendidikanPeristiwaVideo

Seorang Guru Honorer, Nekat Bakar Ijazah Lantaran Tak Lulus CPNS

57449
×

Seorang Guru Honorer, Nekat Bakar Ijazah Lantaran Tak Lulus CPNS

Sebarkan artikel ini
Seorang Guru Honorer, Nekat Bakar Ijazah Lantaran Tak Lulus CPNS
Guru Honorer nekat bakar Ijazah karena tak lulus CPNS. Ia mengaku melakukannya karena sangat kecewa setelah dinyatakan tidak lulus seleksi administrasi CPNS tahun 2018. Guru tersebut diketahui bernama Asiun (31), warga Kelurahan Poli-polia, Kecamatan Poli-polia, Kabupaten Kolaka Timur, Sulltra. Asiun merupakan guru honorer di SD Negeri 1 Poli-polia yang telah mengabdi sejak 2007.

KOLAKA – Video seorang guru honorer di Sulawesi Tenggara yang telah mengabdi selama 10 tahun, nekat membakar ijazah asli serta pakaian dinas, menjadi viral di media sosial.

Guru tersebut nekat melakukannya (membakar) secara spontan. Lantaran putus asa tidak lulus seleksi administrasi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun ini. Video ini menjadi viral setelah di-upload di media sosial.

Guru tersebut diketahui bernama Asiun (31), warga Kelurahan Poli-polia, Kecamatan Poli-polia, Kabupaten Kolaka Timur, Sulltra. Asiun merupakan guru honorer di SD Negeri 1 Poli-polia yang telah mengabdi sejak 2007.

Video Asiun ini mendadak viral dan menjadi buah bibir warga Kabupaten Kolaka Timur, setelah videonya diunggah ke media sosial Facebook. Video itu viral dalam beberapa hari terakhir hingga Rabu (24/10/2018).

Asiun membakar ijazah asli S1 dari PGSD asli miliknya bersama pakaian dinas. Aksi itu dia lakukan pada Senin, 22 Oktober 2018 lalu.

Ia mengaku nekat melakukannya karena sangat kecewa setelah dinyatakan tidak lulus seleksi administrasi CPNS tahun 2018.

Diapun akhirnya putus asa karena sudah tiga kali mendaftar mengikuti seleksi CPNS, namun selalu gagal.

Padahal, menjadi PNS telah menjadi impiannya sejak dulu. Setelah dua kali gagal, dia tetap mencoba tahun ini mengikuti seleksi CPNS.

Namun, dia akhirnya mengetahui dirinya tidak lulus seleksi administrasi dari Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Pemkab Kolaka Timur.

Alasannya, Indeks Prestasi Kumulatif (IPK)-nya hanya 2,30 sehingga tidak memenuhi standar kelulusan.

Polling Mediasulsel

Menurut Anda, masalah yang paling perlu diprioritaskan pemerintah saat ini adalah...

Konten dilindungi © Mediasulsel.com