Advertisement - Scroll ke atas
  • Pemkot Makassar
  • Pemkot Makassar
  • Universitas Dipa Makassar
  • Universitas Dipa Makassar
  • Universitas Dipa Makassar
  • Universitas Dipa Makassar
  • Universitas Dipa Makassar
  • Universitas Dipa Makassar
  • Universitas Dipa Makassar
  • Universitas Dipa Makassar
Kriminal

Tak Diberi Nafkah, Perempuan Ini Tega Tikam Suaminya Hingga Tewas

471
×

Tak Diberi Nafkah, Perempuan Ini Tega Tikam Suaminya Hingga Tewas

Sebarkan artikel ini
  • Pemprov Sulsel
  • PDAM Kota Makassar
  • Banner DPRD Makassar

MEDIASULSEL.com – Lantaran tidak diberi nafkah oleh sang suami, perempuan bernama WA (26 tahun) asal Bulukumba, Sulawesi Selatan ini, nekat menikam suaminya hingga tewas. Peristiwa ini terjadi di salah satu Warkop di Jalan Pendidikan, Desa Taccorong, Kecamatan Gantarang, Kabupaten Bulukumba, Sabtu (26/11/2016).

Korban yang berprofesi sebagai sopir angkutan umum ini, diketahui bernama Ilyas Musakkir (29 tahun). Korban meninggal setelah satu tusukan benda tajam bersarang di dada korban di Rumah Sakit Umum (RSU) Sulthan Daeng Radja Bulukumba.

Advertisement
Scroll untuk melanjutkan

Kejadian tersebut berawal, saat korban berada di warkop kemudian pelaku WA tiba-tiba mendatangi korban dengan membawa sebuah pisau dapur. Ketika tiba di warkop, korban dan pelaku terlibat pertengkaran yang berujung pada penikaman.

Sementara itu, Kapolres Bulukumba, AKBP Kurniawan Affandi menjelaskan, tersangka WA mengaku kesal kepada korban karena tidak pernah diberi nafkah. Bahkan, pelaku juga pernah mendapati suaminya bersama dengan perempuan lain di salah satu kamar villa di Pantai Pasir Putih Bira.

“Setelah dilakukan interogasi terhadap WA, dirinya mengakui perbuatannya dan menurutnya pelaku kesal kepada suaminya karena sudah lama tidak pernah menafkahinya dan pernah katanya suaminya didapati bersama dengan perempuan lain tanpa sehelai busana di salah satu Villa di Bira,” ungkap Kapolres.

Kini pelaku bersama barang bukti sebuah bilah pisau dapur diamankan di Mapolres Bulukumba guna proses penyelidikan lebih lanjut. Pelaku terancam melanggar pasal 340 KUHP tentang Pembunuhan Berencana dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara. (*)

Lihat Juga:  Integritas dan Kejujuran Abdul Latif Pikat NasDem
error: Content is protected !!