Beranda » Sulsel » Tamzil: Upaya Menekan Pembalakan Hutan Akan Terus dilakukan
Tamzil: Upaya Menekan Pembalakan Hutan Akan Terus dilakukan
Sulsel

Tamzil: Upaya Menekan Pembalakan Hutan Akan Terus dilakukan

MAKASSAR – Kepala Dinas Kehutanan (Dishut) Provinsi Sulsel Muhammad Tamzil mengakui bila aksi pembalakan hutan secara liar alias illegal logging di kawasan hutan provinsi Sulawesi Selatan masih sering terjadi.

“Iya memang saya tidak pungkiri itu, kemarin saja, beberapa waktu lalu ditangkap lagi di Tombolo Pao (Malino, Gowa), ” katanya,belum lama ini.

Tamzil menjelaskan segala upaya telah dilakukan oleh pihaknya untuk mencegah perambahan hutan semakin merajalela di Kabupaten Gowa. Termasuk bekerjasama sama dengan kepolisisian, Penegakan Hukum Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (Balai Gakkum) dan Kementerian Lingkungan Hidup RI.

Namun, jelas dia, data perambahan hutan setiap tahunnya meningkat. “Saya tidak tahu jelas tapi datanya pasti banyak dan setiap daerah pasti terjadi itu perambahan katanya.

Tamzil mengatakan terdapat tiga daerah yang menonjol kasus perambahan hutan, yakni Toraja, Luwu, dan Gowa. Hanya saja, kata dia, Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan sebagai pengelola lahan hutan selalu berusaha menekannya.

Hal lainnya yang masih menjadi kendala, karena dipengaruhi oleh minimnya polisi hutan yang bertugas untuk melindungi kawasan hutan dengan luas 2,6 juta hektar. Sementara, tenaga polisi hutan sangat terbatas, hanya punya 98 orang.

“Pelaku ilegal loging juga sudah banyak yang ditangkap dan mendapatkan hukuman yang berat,dimana maksimal 20 tahun penjara dan denda 15 milyar Tutupnya.