Tolak Tinggal di Istana, Presiden Terpilih Singapura Tetap di Rusun

0
446

SINGAPURA – Presiden baru Singapura, Halimah Yacob, mengaku tidak akan pindah ke Istana Kepresidenan negeri singa tersebut.

Dia memilih untuk tetap tinggal di rumah susunnya di Yishun yang selama ini ditinggali Halimah dan keluarganya.

” Saya tetap tinggal di Yishun,” ujar Halimah, dikutip dari Straits Times, Rabu, 13 September 2017.

Dikutip dari Kompas.com, Mohamed Abdullah Alhabshee, suami Halimah menambahkan bahwa tidak perlu pindah karena ukuran rusun mereka cukup besar.

Apartemen yang dihuni perempuan presiden pertama Singapura itu memiliki lima kamar tidur.

Saat ditanya terkait penjagaan keamanan bagi presiden, Halimah tidak terlalu cemas.

“Saya akan menyerahkannya ke pasukan pengamanan presiden (paspampres). Mereka tentunya tahu bagaimana menjaga area ini,” ujarnya.

Halima juga mengatakan, sewaktu ia menjabat sebagai Ketua DPR Singapura, pasukan keamanan sudah terbiasa menjaga area tersebut.

Selain itu dengan tetap tinggal di rusun, dia dapat berolahraga dan menjaga kesehatannya dengan memilih menaiki anak tangga ke lantai enam apartemennya di banding menggunakan lift.

Halimah menjadi presiden pertama yang memilih tinggal di rusun dan dikelilingi oleh warganya.

Sementara itu, warga yang tinggal di Yishun itu sendiri sangat familiar dengan sosok Halimah yang menurut mereka ramah karena sering berinteraksi dengan masyarakat.

Halimah dijadwalkan akan disumpah pada Kamis (14/9/2017) pukul 18.00 waktu setempat. [*/4ld]