JAKARTA – Sebanyak 68 anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka atau Paskibraka telah sukses bertugas dalam upacara Hari Ulang Tahun (HUT) ke-74 Republik Indonesia di Istana Merdeka, Sabtu (17/8/2019) hari ini.

Ke-68 anggota Paskibraka tersebut merupakan putra-putri terbaik dari 34 provinsi di seluruh Indonesia yang dipilih melalui proses seleksi panjang, mulai dari tingkat kabupaten, provinsi, hingga nasional.

Salma El Mutafaqqiha Putri Achzaabi, salah satu putri terbaik bangsa didaulat sebagai pemegang baki bendera Merah Putih pada upacara peringatan detik-detik proklamasi kemerdekaan ke-74 Republik Indonesia, Sabtu (17/8/2019), di Istana Jakarta.

Salma, kelahiran Malang, 16 Desember 2002, adalah putri dari Bapak Achmad Aswin Achzaab dan Ibu Nurisah. Ia saat ini menempuh pendidikan di SMA Pradita Dirgantara.

Pasukan pengibar bendera terbagi menjadi 3 formasi.

Tiga formasi tersebut adalah formasi 17, formasi 8, dan formasi 45 yang diambil dari tanggal kemerdekaan Indonesia yakni 17-8-1945 dan diberlakukan sejak 1967.

Tiga lainnya dari Kelompok 8 yang bertugas untuk mengibarkan bendera ialah Rafi Ahmad Falah sebagai Komandan Kelompok 8 yang mewakili Provinsi Banten, Rayhan Alfaro Ferdinand Siregar sebagai pembentang bendera yang mewakili Provinsi DKI Jakarta, dan Rangga Wirabrata Mahardika sebagai pengerek bendera yang mewakili Provinsi Jawa Barat.

Sementara itu, Kolonel Laut (P) Hariyo Poernomo, S.E., M.M. didapuk menjadi Komandan Upacara Peringatan Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia.

Formasi 17 merupakan formasi pengiring atau pemandu yang terdiri dari 17 orang dengan satu komandan kelompok.

Lalu ada formasi 8 yang merupakan formasi inti.

Formasi ini berisikan pembawa baki bendera, pengibar bendera, dan sejumlah pendamping dan pelengkap.

Sedangkan formasi 45 disebut formasi pengawal. [*]