MAKASSAR – Unit Pelaksana Teknis Pendapatan Wilayah Makassar I Selatan atau Samsat Mappanyukki bersama Satlantas Polrestabes Makassar, Jasa Raharja, dikawal Denpom XIV Hasanuddin gencar melakukan razia pajak kendaraan bermotor. Razia digelar hingga akhir Desember 2019.

Dua hari terakhir razia PKB dilakukan di dua titik. Rabu (18/12/2019) razia dilakukan di Jalan Hertasning Makassar. Dalam penertiban PKB yang dilakukan untuk mengoptimalkan pendapatan asli daerah (PAD) Pemprov Sulsel ini berhasil dikumpulkan Rp 99.151.443.

Kepala UPT Makassar I Selatan Bustanul Arifin, mengatakan, pada razia itu terjaring 106 unit kendaraan, sebanyak 70 unit ditilang, sebanyak 37 unit membayar PKB di tempat senilai Rp 99.151.443.

“Petugas menyita delapan pasang plat gantung dari kendaraan roda empat dan mengamankan empat unit kendaraan roda dua di Polrestabes Makassar,” katanya.

Sementara razia pada Kamis (19/12/19) berlangsung di Jalan Metro Tanjung Bunga Makassar -menghubungkan Kota Makassar dan sejumlah kabupaten/kota di Selatan Sulsel- berhasil mengumpulkan PKB sebesar Rp 154.829.160 dari pembayaran 42 unit kendaraan.

Total kendaraan yang terjaring sebanyak 86 unit, ditilang karena melanggar aturan sebanyak 44 unit, dan satu unit sepeda motor diamankan di Polrestabes Makassar karena pengendaranya tidak dapat memperlihatkan SIM dan STNK.

Bustanul menambahkan, razia akan digelar lagi Jumat (20/12/2019) hingga akhir tahun 2019. Ini dilakukan untuk mengingatkan masyarakat Makassar agar membayar PKB tepat waktu.

“Setiap melakukan kegiatan penertiban PKB, kami selalu membawa samsat keliling. Masyarakat dapat langsung membayar PKB di tempat,” katanya.
Kepala UPT Pendapatan Wilayah Gowa Andi Hasni Zainal juga menggelar razia pajak kendaraan hingga akhir tahun ini bersama Satlantas Gowa yang dikemas dengan nama Operasi Lilin.

“Kami sudah membuat jadwal dengan Satlantas Polres Gowa untuk menggelar penertiban pajak kendaraan hingga akhir tahun. Kami juga menghadirkan samsat keliling hingga ke wilayah dataran tinggi bersama dengan SIM Keliling,” ujarnya.

Perolehan PKB Bapenda Sulsel pada Kamis (19/12/2019) pukul 17.05 sudah mencapai Rp 98,88 persen atau sebesar Rp 1.338,617,625,127 dari target sebesar Rp 1,353,762,689,000 atau sisa target sebesar 1,12 persen. Realisasi PKB pada hari ini sebesar Rp 6.854.659.798 dari target harian sebesar Rp 2.524.177.312. [*]